Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2017 dinilai cacat hukum dan tidak taat akan peraturan, hal ini disampaikan oleh Ardi Nasri kepada RiauGlobal.">
 
Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi
 
Ardi Nasri, akan gugat PANSEL Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Kuansing

Dibaca sebanyak 229 kali
Kuansing | | Kamis, 02/11/2017 | 12:12:26 WIB
 
Ilustrasi,net/Adil/RiauGlobal.com
RiauGlobal.com, Teluk Kuantan – Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2017 dinilai cacat hukum dan tidak taat akan peraturan, hal ini disampaikan oleh Ardi Nasri kepada RiauGlobal.com di Pekanbaru, Rabu, (01/11/2017). Sebelumnya Ardi Nasri adalah seorang peserta yang ikut pada seleksi tersebut, namun beliau pada pengumuman terakhir namanya tidak keluar/tidak Lulus. Dari awal beliau sangat serius mengikuti tahap seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Kuansing ini. 

Dalam waktu dekat, Ardi Nasri akan menempuh jalur hukum, demi mencapai titik terang dari persoalan ini, beliau tidak puas akan kerja Panitia Seleksi (PANSEL) yang dikatakan nya tidak transparan dalam melaksanakan kerjanya sebagai PANSEL.

Lebih lanjut Ardi Nasri menyampaikan, dia sangat kesal dengan tidak dibalasnya surat pengaduannya ke Sekretariat Pansel di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kuantan Singingi di Teluk Kuantan, dikatakan Ardi Nasri beliau sudah mengirimkan dua kali surat ke sekretariat PANSEL, namun sampai saat ini tidak tanggapan/balasan/penjelasan dari surat saya tersebut. 

Dalam kesempatan lain, RiauGlobal.Com dapat menjumpai Iwan Susandra, S.Sos Kabid Kepegawaian di BKPPD Kuansing,  waktu itu beliau bertugas sebagai Sekretariat PANSEL Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Kuansing. Beliau mengatakan tidak ada wewenang kami untuk menjawab surat dari Ardi Nasri, menurutnya yang berwenang untuk menjawab surat tersebut adalah PANSEL ujarnya. Lebih lanjut Iwan Susandra menjelaskan, setiap surat yang dikirim oleh Ardi Nasri kami lansung sampaikan ke PANSEL.  

Lantas, apa sajakah keberatan Ardi Nasri terhadap PANSEL, beberap poinkah yang menjadi catatan Ardi Nasri mantan kepala  Kehutanan Kuansing era H. Sukarmis ini. inilah poin-poin yang dianggapnya tidak benar dan sudah menyalahi aturan yang ada.

1. Didalam persyaratan umum dari persyaratan pelamar, pelamar diminta melengkapi poto copy ijazah, S1 atau D IV yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan dapat ditambah dengan ijazah S2 dan S3 jika ada, tapi kenyataannya PANSE meminta trankrip nilai untuk dilampirkan bersama ijazah. Hal ini menurut saya sudah menambah aturan, karena transkrip nilai tidak diminta dalam ketentuan tersebut dan dalam PERMENPAN RB No. 13 Tahun 2017 tentang tata cara pengisian JPT instansi Pemerintah juga tidak ada menyebutkan trankrip nilai dilampirkan.
2. Poto copy SPT 2 tahun terakhir 2015 dan 2016 yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, SPT tersebut berdasarkan E.PIN atau masing-masing individu bukan dari kantor pelayanan pajak, sehingga kantor pelayanan pajak kantor perwakilan (KPPKP) Teluk Kuantan hanya memberi stempel dan menandatangani saja, SPT tersebut ditulis bukan dilegalisir atau pengesahan dari kantor tersebut. Disini PANSEL sudah menambah aturan-aturan yang tidak ada sebelumnya.
3. Surat  keterangan tidak pernah dijatuhi hukuman dalam kasus pidana mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrach) dari pejabat berwenang, disini diminta surat keterangan tetapi yang dibuat surat pernyataan (secara adm peserta tersebut tidak memenuhi syarat kelulusan) tapi kenyataannya lulus oleh PANSEL. Kemudian surat ini seharusnya dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri bukan oleh Inspektorat Kabupaten Kuantan Singingi.
4. 12 Orang peserta diberikan oleh catatan khusus oleh PANSEL mengenai ijazah, untuk ijazah itu harus dilegalisir oleh Perguruan Tinggi tempat ijazah dikeluarkan, dan diberi waktu paling lambat tanggal 21 Agustus 2017, sedangkan pada tanggal 9-11 Agustus peserta akan mengikuti Uji Kompetensi Manajerial, Seharus peserta ini tidak lengkap secara administrasi. 
5. Pada pengumuman terakhir, peserta 10 orang yang tidak lulus tidak ditampilkan namanya dipengumuman, dan tidak ada kejelasanan mengapa tidak lulus. 


Jika tidak ada jawaban dari PANSEL ujar Ardi Nasri langkah hukum akan ditempuh untuk persoalan ini. “ sekarang kita sebagai warga negara berhak untuk mendapat informasi, terbuka, kecuali rahasia negara” ujar nasri dengan nada kesal.

Beberapa langkah yang telah diambil oleh Ardi Nasri saat ini, beliau sudah melengkapi bahan laporan mulai dari penunjukan PANSEL itu sendiri, siapa yang meminta untuk dijadikan PANSEL, terangnya. 

Dalam waktu terpisah, RiauGLobal.com dapat menghubungi ketua PANSEL Edyanus Herman Halim, melalui sambungan telp selulernya, “ silakan persoalan ini dibawa ke jalur hukum supaya lebih terang, ujarnya. Kemudian masalah lulus atau tidaknya kami tidak bisa memberikan alasannya secara tertulis itu kan rahasia dan diliindungi hukum. ujar Dosen Universitas Riau ini. 


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

 


Selasa, 21/11/2017 - 14:51:29 WIB
Pemda Kuansing, "coffee morning" bersama insan pers

Sabtu, 18/11/2017 - 16:41:54 WIB
Diduga frustasi, Yulius Kaisar akhiri hidupnya dengan cara gantung diri

Jumat, 17/11/2017 - 16:08:44 WIB
Ardi Nasri Gugat Pansel JPTP Pemda Kuansing ke Komisi Informasi Riau

Jumat, 17/11/2017 - 15:43:39 WIB
Kehadiran Alfamar di Kuansing membuat pedagang turun omset

Kamis, 16/11/2017 - 20:29:50 WIB
Tahun 2018, Pegawai Honor Kontrak Daerah akan digaji 700 ribu

Kamis, 16/11/2017 - 19:49:00 WIB
Pemkab Kuansing segerah Upayakan terbentuknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Rabu, 15/11/2017 - 10:30:45 WIB
Dinas Pariwisata, " Untuk Mencapai Target PAD Pemkab Kuansing harus berkorban dulu "

Jumat, 10/11/2017 - 16:48:57 WIB
Pemda Kuansing, Upayakan RPD Kembali Mengudara

Kamis, 09/11/2017 - 13:28:06 WIB
Wabup Kuansing, H. Halim kecewa dengan bibit yang didatangkan Kontraktor

Kamis, 09/11/2017 - 13:04:39 WIB
Untuk mencapi Target, Baznas Kuansing Kukuhkan UPZ (Unit Pengumpul Zakat)

Senin, 06/11/2017 - 16:32:15 WIB
Masalah Pengangkatan Tenaga Honorer, ini jawaban Wabup Kuansing, H. Halim

Senin, 06/11/2017 - 15:11:46 WIB
Walaupun hari Minggu, Wabup Kuansing, H.Halim tetap hadiri acara Olek-olek Banjar di Desa Pulau Ingu

Kamis, 02/11/2017 - 12:12:26 WIB
Ardi Nasri, akan gugat PANSEL Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Kuansing

Selasa, 31/10/2017 - 14:41:46 WIB
Bupati Kuantan Singingi, buka secara resmi pacu jalur mini di Desa Pulau Aro

Senin, 30/10/2017 - 13:53:12 WIB
Pemilihan Kepala Desa serentak di Kuansing, tetap dilaksanakan pada 22 Nopember 2017

 
HOME | UTAMA
Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi © 2016