Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi
 
Sidang Paripurna DPRD Kuansing,
Agendakan Pandangan Umum Fraksi Terhadap LKPJ APBD Kuansing Tahun 2017

Dibaca sebanyak 841 kali
Kuansing | | Senin, 13/08/2018 | 18:08:57 WIB
 
Sidang Paripurna DPRD Kuansing, Senin (13/8/2018)
TELUK KUANTAN, (RIAUGLOBAL)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuansing melaksanakan sidang paripurna dengan agenda pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD Kuansing terhadap Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kuansing tahun 2017 Senin, (13/8/2018).

Sidang paripurna hari ini adalah terbuka untuk umum.

Sidang dipimpin oleh wakil ketua I DPRD Kuansing, Sardiyono, A.Md.
Sardiyono menyampaikan pandangan secara umum dari DPRD Kuansing terhadap Ranperda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanjar Daerah (APBD) Kuansing tahun 2017.

Akhirnya, sebagai pimpinan sidang Sardiyono memberikan kesempatan kepada seluruh fraksi-fraksi DPRD Kuansing untuk menyampaikan pandangan, pendapat dan saran terhadap Pemerintah Daerah tentang Ranperda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanjar Daerah (APBD) Kuansing tahun 2017.

Partai Golkar melalui juru bicaranya, H. Sutoyo, SH menyampaikan pandangannya terhadap Ranperda LPJ apbd kuansing tahun 2017, bahwa Partal Golkar mengucapkan terima kasih kepada bupati kuansing yang telah menyampaikan nota pengantar ranperda Laporan Pertangungjawaban (LPJ) APBD kuansing tahun 2017. Dalam pelaksanaan APBD 2017 yang masih terbatas dan sangat minim, namun Pemerintah Daerah Kabupaten Kuansing mampu memperoleh pengghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Riau.

selanjutnya, Sutoyo berhapap kepada Bapak Bupati Kuantan SIngingi, agar dapat mempertahankan Penggharaan WTP ditahun mendatang, Melaksanakan rekomendasi dari BPK RI terhadapa kelemahan administrasi keuangan dari Pemda Kuansing, agar segerah mengambil sikap terhadap rekomendasi BPK tersebut. Bupati diharapkan meengevaluasi kepala OPD yang lalai dan suka berbohong, terkait undangan dari DPRD untuk menghadiri sidang paripurna DPRD, karena kehadiran mereka sangat diperlukan. mereka beralasan sedang Dinas LUar (DL).

selanjutnya Fraksi GOlkar meminta bangunan tiga pilar segerah difungsihkan, sehingga bisa menambah penghasilan asli daerah (PAD).Kepala opd menyusun anggaran harus memperhitungkan dampak yang akan terjadi atas anggaran yang digunakan.

Serta lebih teliti terhadap penggunaan anggaran dan jangan sampai setelah dianggarkan pada akhirnya tidak bisa dibayarkan.

Selanjutnya partai nasdem, melalui juru biacaranya Rustam Efendi menyampaikan saran dan pandangan kepada Bupati Kuansing mengenai hal-hal sebagai berikut :
Masih ada ketidakkecermatan pemerintah dalam pengelolaan angaran, Rendahnya realisasi anggaran bantuan sosial, fraksi nasdem minta penjelasan dari kecilnya reaslisasi anggaran sosial yang sudah dianggarkan 6 milyar lebih.
kemudian fraksi nasdem meminta kepada bupati untuk memberi sanksi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lalai pekerjaan, sehingga bisa menghindarkan kerugian negara.

Fraksi gerindra, melaui ketua fraksinya solehudin, tidak menyampaikan pandangan dan sarannya, Solehudin menyerahkan pandangan fraksinya kepimpinan sidang.

kemudian dilanjutkan dengan Fraksi PBB, melalui juru bicaranya Agus Samad,menyampaikan pandangan dan saran kepada Bupati Kuantan Singingi, bahwa pada saat ini pemerintah daerah belum memberikan kepastian sumber PAD yang belum terpenuhi, kemudian menyarankan agar pencapaian restribusi daerah lebih ditingkatkan, kata Agus Samad hanya mencapi 4 persen saja. kemudian terkait rekomendasi dari BPK RI, fraksi PBB minta untuk segera melaksankannya.

dilanjutkan dengan Fraksi Demokrat, melaui juru bicaranya, Jontikal memberikan pandangan dan saran ke Bupati Kuantan Singingi, fraksi nasdem menyorot Dinas PUPR yang banyak melaksanakan tunda bayar, diharapkan dimasa mendatang tidak aga lagi tunda bayar terhadap kegiatan-kegiatan yang sudah dianggarkan di Dinas PUPR. Retribusi daerah yang masih rendah, program jembatan yang belum tercapai secara maksimal, ada kelebihan bayar terhadap kegiatan sebesar Rp. 800 juta, fraksi demokrat meminta kejelasan dari Dinas PUPR.

Kemudian Fraksi Demokrat menyorot soal pembayaran honor di Setda gajinya tidak sama dengan OPD, di Dinas Pendidikan ada pembayaran 11 milyar lebih, anggarannya membayar honor guru bantu, sedangkan pemerindah daerah tidak ada mengangkat guru bantu, fraksi demokorat meminta kejelasan dari DInas Pendidikan serta masalah pelayanan BPJS yang masih tidak memuaskan, anggaran yang kita berikan sudah cukup besar, ujar Jontikal.

kemudian pimpinan sidang memberikan kesempatan ke Partai PAN, melalui juru bicaranya Masfar Makmur, SE memberikan saran dan pandangannya ke Bupati Kuantan Singingi, bahwa potensi PAD tahun 2017 menurun, karena ada beberapa sektor mengalami penurunan yang signifikan. masih lemahnya payung hukum untuk mengikat untuk pengusa berinvestasi di Kuansing, mengharapkan pemerintah untuk selalu bekerja keras lagi, sehinga dapat memakmurkan masyarakat Kuansing. ujar Maspar Makmur.

selanjutna Pandangan fraksi PPP, melalui juru bicaranya Naswan menilai masih banyak sistem penganggaran yang kurang baik disetiap OPD, diharapkan kepada OPD agar cermat membuat laporan kinerja dalam penggunaan dana APBD, kemudian fraksi PPP mengharapkan bisa mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai.

Terakhir dari Fraksi perjuangan hanura, melalui ketua fraksinya, Rosi Atali memberikan pandangan dan saran, diharapkan Kepada seluruh OPD mempertimbangkan hal-hal yang akan merugikan pemerintah daerah, Mengevaluasi kepala OPD yang terkesan lalai dan tidak profesional, jika ini ditempatkan orang yang profesiaonal maka akan bisa memperkuat kinerja pemerintah. Meningkatkan PAD dan memfungsikan Bangunan tiga pilar, apalagi hotel Kuansing yang seharusnya sudah bisa difungsihkan untuk tempat menginap wisatawan pada saat pacu jalur 2018 namun sampai sekarang belum juga difungsihkan.

Laporan Adil
Reporter Riauglobal.com/Kuansing





Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

 


Rabu, 19/09/2018 - 11:07:57 WIB
Sidang Paripurna DPRD Kuansing bahas, Ranperda penyiaran publik Lokal (LPPL) Kuansing FM.

Rabu, 12/09/2018 - 10:28:40 WIB
Penyampaian hasil reses pimpinan dan anggota DPRD Kuansing Tahun 2018

Rabu, 12/09/2018 - 10:25:01 WIB
Syukuran Jalur Panglimo Olang Putie Sungai Alah, dihadiri Sardiyono dan Kasmalinda

Jumat, 31/08/2018 - 10:05:42 WIB
Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra nonton bareng pacu jalur bersama wabub, dan kapolres

Jumat, 31/08/2018 - 10:02:00 WIB
Menjelang Pilge 2019, Fraksi Nasdem soroti ASN dan Kades ikut caleg

Jumat, 31/08/2018 - 09:58:15 WIB
Ketua Komisi B, Andi Nurbai minta Bupati turun tangan selesaikan masalah pasar

Jumat, 31/08/2018 - 09:55:22 WIB
Ketua DPRD dan Bupati, tandatangani Ranperda LPJ APBD Kuansing tahun 2017

Senin, 27/08/2018 - 16:25:12 WIB
PT RAPP berikan bantuan Rp 300 juta untuk iven pacu jalur nasional

Senin, 27/08/2018 - 16:21:12 WIB
Jembatan gantung desa Sawah dipenuhi baliho Bacaleg

Senin, 27/08/2018 - 16:18:16 WIB
Terlibat peredaran gelap narkoba, seorang kades diamankan Polres Kuansing

Senin, 27/08/2018 - 16:14:35 WIB
Managemen PT. RAPP bantu dana spnsor Rp. 5 juta, untuk jalur putri kumayang pulau ingu

Senin, 27/08/2018 - 16:09:37 WIB
Agendakan penyampaian pandangan akhir terhadap LPJ APBD Tahun 2017

Senin, 27/08/2018 - 16:05:41 WIB
Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra Sholat Idul Adha di Mesjid Miftahul Janna Ujung Tanjung

Jumat, 24/08/2018 - 10:02:47 WIB
Sambil makan siang bersama, ketua DPRD dan Sekda bahas masalah pasar

Jumat, 24/08/2018 - 09:45:10 WIB
Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra serahkan satu ekor sapi kemasyarakat Desa Ujung Tanjung Siberakun

 
HOME | UTAMA
Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi © 2016