Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti
 
Bupati Resmikan Kantor Bumdes Mandiri dan Posyandu Kelapa Desa Bokor

Dibaca sebanyak 527 kali
Meranti | | Kamis, 02/08/2018 | 23:59:07 WIB
 
Meranti Global - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Ketua PKK Hj. Nirwana Irwan, melakukan peresmian Kantor Badan Usaha Milk Desa (Bumdes) Mandiri, dan Posyandu Kelapa Desa Bokor, bertempat halaman Kantor Bumdes Mandiri, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat,
Selain itu Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Fauzy Hasan, Kepala Dinas Kesehatan dr. Roswita, Kepala Dinas Perkebunan Ir. Prasetyo, Kepala BPBD Meranti Drs. Edi Afrizal, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Drs. Ikhwani, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Syaputra SH, Kabag Kominfo Sekda Meranti Syaiful Ikram, Kepala Desa Bokor Aminullah, Ketua Sanggar Bathin Galang Shopandi, tokoh masyarakat/agama/Pemuda dan lainnya, juga turut ikut mendampingi Bupati, Kamis (02/08/2018)

Peresmian Gedung Bumdes Mandiri Desa Bokor oleh Bupati Kepulauan Meranti, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Meranti yang dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Kegua PKK Hj. Nirwana Sari Irwan. Disaksikan oleh Ketua DPRD Fauzy Hasan dan rombongan.

Kepala Desa Bokor Aminullah dalam pemaparannya mengaku kegiatan peresmian gedung Bumdes Mandiri yang dikemas dengan peresmian Posyandu Kelapa Desa Bokor ini sangat istimewa, karena dengan diresmikannya penggunaan gedung tersebut tentu akan menjadi sarana peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Bumdes Mandiri dibangun dengan dana Desa Tahun 2018, pembangunan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Desa dalam rangka mengembangkan Badan usaha Milik Desa melalui pengelolaan dana simpan pinjam sebagai penopang modal usaha masyarakat," Menurutnya Bumdes Mandiri yang diresmikan oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, akan mengelola dana simpan pinjam untuk membantu masyarakat mengembangkan usahanya yang diyakini akan berdampak pada terbukanya lapangan kerja, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,

Kades Bokor berjanji, dengan adanya Bumdes ini pihaknya akan memanfaatkan fasilitas itu semaksimal mungkin untuk penyaluran dana simpan pinjam kepada masyarakat, dimana demi suksesnya program itu juga mengharapkan dukungan dari pihak Perbankan, jelasnya. 

"Karena selama ini Bumdes kurang dimanfaatkan padahal Bumdes dapat membuka peluang yang sangat besar salah satunya media yang menyalurkan dana simpan pinjam dari Perbankan, dengan adanya sumber dana tentunya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha ekonominya,"
Selain untuk usaha simpan pinjam Bumdes juga dapat digunakan untuk penyaluran dana bergulir kemitraan, seperti yang baru baru ini diterima yakni bantuan langsung PT. Timah untuk 10 UKM, papar Aminullah.

Untuk tahap pertama Bumdes Mandiri Desa Bokor akan digelontorkan Dana Desa sebesar 50 Juta Rupiah, dan dana ini bisa saja lebih tergantung dari kekuatan keuangan Desa, dengan adanya peyertaan modal itu diharapkan Bumdes bisa berkembang lebih cepat dan dapat mendongkrak sektor lainnya, baik pertanian, perkebunan serta Jasa.


Menyikapi peresmian gedung Bumdes Mandiri ini, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, langsung memberikan apresiasinya, menurutnya pengelolaan dana desa oleh Pemerintah Desa Bokor telah terkelola dengan baik. Sehingga besar harapan orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu, Bumdes Desa Bokor benar benar dapat berfungsi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain bergerak dibidang simpan pinjam, Bumdes hendaknya dapat memperhatikan potensi sumber daya alam desa khususnya pertanian Desa Bokor. agar kedepannya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi SDA diwilayah masing masing.


Menurut Bupati, Bumdes juga harus mampu berevolusi dari unit usaha yang bersifat tradisional dan monoton, jika perlu melirik potensi ekspor yang pastinya akan memberikan multyplier efek bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Jangan hanya fokus pada simpan pinjam saja, makanya Bumdes harus mampu bervolusi dengan melirik sektor sektor potensial lainnya," harap Bupati Irwan.


Seperti yang diketahui potensi Karet, Sagu, Kelapa yang cukup berlimpah di Desa Bokor ini sama sekali belum tersentuh dengan maksimal, akibatnya harga komodity ini dengan mudah dimainkan oleh para pengusaha yang membeli dengan harga murah, saat ini dari informasi yang diperoleh Bupati, pasaran kelapa perbutir hanya berkisar 1000 rupiah padahal didaerah lainya bisa mencapai 2500 rupiah, hal yang sama juga terjadi pada karet.

Untuk itu, Bupati meminta kepada Bumdes yang baru saja diresmikan ini untuk mengatasinya, dengan cara mengambil peran dalam menjaga konsistensi harga komodity pertanian di Desa Bokor. Selain itu Bumdes juga dapat membentuk koperasi yang dapat menampung hasil pertanian berkualitas baik dari para petani, sehingga hasil pertanian yang dilempar kepasaran memang berkualitas dan mampu menumbuhkan kepercayaan pasar terhadap produk pertanian Meranti yang kedepan akan berdampak pada tingginya harga jual," papar Bupati.


Sekedar informasi, salah satu penyebab jatuhnya harga komodity kelapa Meranti, akibat kelapa yang dilepas kepasaran lokal dan internasional tidak memiliki kualitas yang sama, petani tidak hanya menjual kelapa tua tapi dicampur dengan kelapa muda yang menimbulkan kekecewaan konsumen, akibatnya harga kelapa Meranti dipasaran menjadi jatuh. Sehingga dengan adanya Bumdes diharapkan dapat menseleksi dan menampung kelapa berkualitas baik sebelum dilempar kepasaran yang pada akhirnya dapat kembali menumbuhkan kepercayaan konsumen yang akan membeli dengan harga tinggi.

Selain kelapa Bumdes juga dapat melirik potensi lainnya yang potensial untuk dikembangkan, sebut saja, arang dari tempurung kelapa yang kini memiliki nilai ekonomi tinggi, karena Bumdes juga bisa membeli dan mengelola arang tempurung kelapa dalam jumlah besar, ini juga akan menghasilkan dampak yang besar jika sebelumnya menjadi limbah sekarang dapat dijual dan menghasilkan keuntungan, jadi alangkah baiknya jika Bumdes juga dapat ikut mengelola potensi ini, yang tentunya akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat desa," jelas Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga sempat menyinggung soal beroperasinya, Panglong Arang Bakau berkapasitas besar di Meranti, yang menurutnya puluhan Ton Arang Bakau dieskpor dari Meranti oleh pengusaha besar, sementara masyarakat kecil yang harusnya dapat mengelola hanya menjadi penonton. Panglong Arang berkapasitas 40 Ton keatas ini cukup mengancam, selain menimbulkan kerusakan lingkungan juga menutup peluang masyarakat untuk mengelolanya, sehingga saya minta kepada Kades dan Camat untuk mengawasi dan melakukan pendataan agar bisa segera ditertipkan," perintahnya.. (rls/brm).
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

 


Kamis, 14/02/2019 - 22:15:11 WIB
Pemkab. Meranti Gelar Tablig Akbar, Sekda Harap Generasi Muda Lebih Mendekatkan Diri Pada Allah

Senin, 11/02/2019 - 20:40:19 WIB
Kabag Humas Sekda Meranti Ikuti Rakornas Kehumasan dan Hukum Tahun 2019

Jumat, 08/02/2019 - 10:54:33 WIB
Diikuti oleh ribuan masyarakat, Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air 2019

Rabu, 06/02/2019 - 21:24:37 WIB
Wabup Meranti Gelar Monev di Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Kecamatan Merbau

Senin, 04/02/2019 - 18:01:43 WIB
Komisi I DPRD Meranti Temui MenPAN-RB di Jakarta, Untuk Memperjuangkan Nasib Eks Honorer K2.

Kamis, 31/01/2019 - 13:05:36 WIB
Senin Depan Polres Meranti bersama Pemkab Gelar Simulasi Pengamanan Kota Hadapi Pemilu 2019

Rabu, 30/01/2019 - 13:23:37 WIB
Wabup Meranti Buka Kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu Bagi Masyarakat

Senin, 28/01/2019 - 21:43:54 WIB
Sekda Meranti Lakukan Panen Raya Padi di Desa Bina Maju Rangsang Barat

Senin, 28/01/2019 - 21:32:35 WIB
Sekda Meranti Hadiri Apel Hari Bhakti Imigrasi Ke-69 Kantor Imigrasi Selatpanjang

Jumat, 18/01/2019 - 20:22:20 WIB
Jalankan Fungsi Pengawasan, Komisi III DPRD Meranti Kunjungi Puskesmas Alah Air

Rabu, 16/01/2019 - 22:31:58 WIB
Asisten I Sekdakab Meranti Hadiri Acara Penyerahan 337 Sertifikat Tanah di Kecamatan Rangsang

Senin, 14/01/2019 - 17:58:30 WIB
Bupati Meranti Sebut Nilai SAKIP Meranti Naik Menjadi B Plus, Terbaik Se-Kabupaten Kota di Riau

Senin, 14/01/2019 - 17:50:25 WIB
Bupati Meranti Serahkan DPA OPD dan Saksikan Penandatanganan Pakta Integritas Anti KKN

Kamis, 10/01/2019 - 12:50:21 WIB
241 Pejabat Dilingkungan Pemkab Meranti Dilantik,Wabup Harap Pejabat Baru Bekerja Lebih Baik Lagi

Minggu, 16/12/2018 - 20:20:51 WIB
Ini Dia Rangkaian Kegiatan Lengkap Pemkab. Meranti Sempena Hari Jadi Ke-X Tahun 2018

 
HOME | UTAMA


Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti © 2014