Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti
 
Pemkab Gelar Uji Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Tata Ruang Wilayah (KLS-RTRW)

Dibaca sebanyak 299 kali
Meranti | | Senin, 15/04/2019 | 15:20:44 WIB
 
Meranti,(Riau Global) - Pemkab. Meranti menilai dalam menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Daerah perlu pengkajian terutama menyangkut dampak lingkungan yang akan ditimbulkan nantinya. Untuk itu agar Kebijakan yang dikeluarkan dalam menyusun Rencana RTRW daerah dapat menjamin lingkungan dan ekosistem tetap lestari guna menopang ekonomi masyarakat Pemkab. Meranti menggelar Uji Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Tata Ruang Wilayah (KLS-RTRW), bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, Senin (15/4/2019).

Kegiatan ini dibuka dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Meranti Drs. Hendra Putra M.Si, Kepala Dinas PUPR Meranti H. Herman, Kepala Dinas Perikanan Meranti, Nara Sumber Dr. Suwondo M.Si dari Pusat Study Lingkungan Hidup UR, Para Camat, Kepala Desa, Penggiat Lingkungan Kadarsiono, Kalangan Dunia Usaha Koperasi Harmonis, Pihak Perusahaan dan lainnya.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan Komitmen oleh Dinas terkait yang dilakukan oleh Kepala Dinas PU Meranti, Kadis LH, Nara Sumber, Perwakilan Bappeda Meranti.

Dijelaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kep. Meranti Drs. Hendra Putra, tujuan kegiatan ini adalah untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi dasar dan terintegrasi dalam penyusunan RTRW, Meminimalkan dampak kebijakan RTRW, serta Perbaikan Pengambilan kebijakan terkait RTRW Kabupaten.

Menyikapi kegiatan itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti menilai sangat strategis karena dalam menyusun rencana RTRW Kabupaten diperlukan kajian dampak lingkungan yang mendalam hal ini untuk menjamin kelestarian lingkungan dan ekosistem yang ditimbulkan. Apalagi saat ini Indonesia telah di cap sebagai salah satu negara yang tidak komit menjaga ekosistem alam sehingga Uni Eropa menyetop Import Sawit dari Indonesia sebagai bentuk sanksi agar Indonesia memperbaiki kebijakan yang pro terhadap lingkungan.

Di Meranti sendiri dijelaskan Wabup, kawasan hutan dan ekosistem di perairan sudah banyak yang rusak akibat Eksploitasi oleh perusahaan yang kurang peduli terhadap lingkungan sebut saja ekosistem mangrove yang semakin habis dijadikan arang sehingga terjadi abrasi disana sini dan hutan kayu yang banyak ditebang sehingga menyebabkan air tanah mengering.

"Dulunya masyarakat melakukan Merun (bakar lahan) tidak masalah tapi kini jika melakukan Merun apalagi di musim kemarau langsung terjadi kebakaran ini bukti air tanah sudah kering dan ekosistem Gambut sudah rusak," jelas Wabup.

Belum lagi dampak dari Limbah Perusahaan Sagu oleh perusahaan yang tidak bertanggungjawab. Limbah Sagu ini menyebabkan rusaknya ekosistem laut sehingga daerah perairan yang dulunya banyak ikan menjadi habis dan nelayanpun kehilangan penghasilan.

"Diharapkan dengan dilibatkannya masyarakat dalam Rencana Penyusunan RTRW ini, kebijakan yang diambil nanti dapat mengakomodir kepentingan semua pihak baik itu para pengusaha Sagu sebagai penyangga hidup masyarakat, petani dapat hidup dan Nelayan bisa ke laut mencari ikan," ucap Wabup.

Seperti diketahui berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Meranti Hendra Putra, saat ini jumlah perusahaan Sagu yang beroperasi di Meranti lebih kurang 100 pabrik, sebagian besar diantaranya belum memiliki Instalasi pengolah Air Limbah (IPAL) yang baik sehingga limbah yang dihasilkan mencemari laut.

Menyangkut hal itu, Wabup meminta kepada Dinas terkait untuk mendorong pabrik-pabrik Sagu di Meranti ini memiliki IPAL dengan tidak lagi membuang limbahnya ke laut yang dulunya terkenal kaya akan hasil perikanan.

Begitu juga Panglong Panglong Arang yang beroperasi sejak lama di Meranti yang berbahan baku Mangrove diminta untuk menghentikan operasinya yang besar-besaran, agar kawasan Mangrove Meranti yang disebut-sebut salah satu yang terindah didunia seperti di Sungai Suwir kawasan Pulau Setahun dapat terus lestari.

"Semoga melalui kegiatan Uji Publik ini dapat dihasilkan kebijakan terbaik yang harus ditempuh dalam penyusunan RTRW nanti," pungkas Wabup... (brm)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

 


Senin, 17/06/2019 - 21:02:40 WIB
Bupati Buka Kejurda Tinju Yunior/Youth Bupati Cup 2019, Yakin Cabor Tinju Bisa Harumkan Nama Meranti

Senin, 17/06/2019 - 20:48:23 WIB
Bertindak Sebagai Pembina Upacara 17 Hari Bulan Selain Tingkatkan Kerjasama, Ini Pesan Wakil Bupati

Senin, 10/06/2019 - 22:10:48 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja Bupati Irwan Langsung Kungker di Dua Kecamatan

Rabu, 05/06/2019 - 14:34:58 WIB
Bupati Irwan Sholat Idul Fitri 1440 H Bersama Ribuan Warga Meranti

Rabu, 05/06/2019 - 09:49:30 WIB
Bupati Meranti Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1440 H

Sabtu, 01/06/2019 - 20:52:11 WIB
Wabup Meranti Lepas Uji Coba RoRo Alai Insit Laut-Buton Siak, Ratusan Warga Meranti Serbu Pelabuhan

Sabtu, 01/06/2019 - 04:23:33 WIB
Wakil Bupati Meranti Buka Festival Lampu Colok dan Meriam Bambu 2019

Sabtu, 25/05/2019 - 21:28:11 WIB
Di Bulan Suci Ramadhan, TNI Goro Bersama Warga Tingkatkan Kebersihan Lingkungan Desa Alahair

Rabu, 22/05/2019 - 18:37:16 WIB
Antisipasi Sengketa, Pemkab. Meranti Kembali Tinjau Lahan Pembangunan Pelabuhan Dorak 

Rabu, 22/05/2019 - 18:15:26 WIB
Pemkab. Meranti Mulai Sosialisasi Perpres No. 96 Tahun 2018 Tentang Kependudukan

Selasa, 14/05/2019 - 17:08:46 WIB
Pemkab. Meranti Gelar Rapat Harmonisasi Ranperda Ketertiban Umum dan Pekat

Kamis, 02/05/2019 - 23:11:25 WIB
Sambut Puasa Ramadhan 1440 H Bupati Meranti Gelar Syukuran Bersama Masyarakat

Kamis, 02/05/2019 - 18:35:20 WIB
Bagian Kominfo Sekda Meranti Gelar Sosialisasi Layanan PPID Kab. Meranti Tahun 2019

Kamis, 02/05/2019 - 18:25:41 WIB
Wabup Jadi Pembina Upacara Bendera Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIII dan Hardiknas Tahun 2019

Senin, 29/04/2019 - 14:35:27 WIB
Sebelum Lebaran RoRo Insit Laut Beroperasi, Kendaraan Roda 4 Bisa Masuk Selatpanjang

 
HOME | UTAMA


Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti © 2014