Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti
 
Wabup dan Tim Kemenko Polhukam Kunjungi Pulau Terluar di Kabupaten Meranti

Dibaca sebanyak 729 kali
Meranti | | Rabu, 19/06/2019 | 22:42:12 WIB
 
Meranti,(Riau Global) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bersama Tim Kemenko Polhukam yang dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan Menkopolhukam RI Brigjend. TNI Yasid Sulistya dan rombongan melakukan kunjungan ke Pulau terluar tepatnya di Kecamatan Rangsang dan Rangsang Pesisir, kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi daerah dan permasalahan di beranda terdepan Indonesia itu untuk dicarikan solusi penyelesaian di Kemenko Polhukam berkoordinasi dengan Kementrian terkait, Rabu (19/6/2019).

Turut hadir dalam Rakor tersebut mewakili Gubernur Riau Asisten I Sekdaprov Riau H. Ahmadsyah Harofie, Anggota Tim Kemenko Polhukam RI Kolonel TNI Sugeng, Danramil Selatpanjang Mayor TNI Irwan, Perwakilan Polres Meranti Kompol Areng, Kapolsek Rangsang, Danposal, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Putra SH, Kabag Perbatasan Efieldi, Kabag Adpem Sekda Padli SIP, Sekretaris Dinas PU Meranti Arif Rahman, Kabid Bappeda Meranti Hambali, Camat Rangsang Drs. Tunjiarto M.Si, Camat Rangsang Pesisir M. Nasir, Danposal, dan Jajaran Pejabat Eselon III lainnya, Kepala Desa Se-Kecamatan Rangsang dan Rangsang Pesisir. 

Rombongan Kemenko Polhukam yang dipimpin oleh Asdep Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan Menkopolhukam RI Brigjend. TNI Yasid Sulistya, mengunjungi lokasi Abrasi di Desa Tj. Gemuk dan Gayung Kiri, potensi perkebunan Kelapa, Karet, lokasi rawan Karhutla dan jalan-jalan Desa di Kecamatan Rangsang dan Rangsang Pesisir.

Lokasi terakhir adalah Patok Perbatasan Indonesia dan Malaysia yang berada di Desa Tj. Kedabu Kecamatan Rangsang Pesisir.

Kunjungan diawali di Kecamatan Rangsang, rombongan Tim Kemenko Polhukam dan Wakil Bupati beserta jajaran disambut langsung oleh Camat Rangsang Drs. Tunjiarto yang langsung menggelar pertemuan dengan unsur Kecamatan, Desa serta tokoh masyarakat bertempat di Aula Kantor Camat Rangsang.

Pada kesempatan itu, Camat Rangsang Tunjiarto memaparkan profil Kecamatan Rangsang yang memiliki luas 411 KM. Berhadapan langsung dengan Selat Malaka, bagian Utara berbatasan dengan Selat Malaka, bagian Selatan berbatasan dengan Kecamatan Tebing Tinggi Timur, bagian Barat berbatasan dengan Kecamatan Rangsang Pesisir, Bagian Timur berbatasan dengan Kabupaten Karimun Kepulauan Riau. 

Kecamatan Rangsang memiliki Potensi perkebunan Kelapa (80 %), selebihnya Karet, Kopi dan Pinang. Masalah yang dihadapi Kecamatan Rangsang cukup komplek seperti Abrasi yang terjadi di 4 Desa yakni Tj. Bakau, Tj. Gemuk, Gayung Kiri dan Topang.

"Berdasarkan pengukuran dari pihak terkait Abrasi yang terjadi di Kecamatan Rangsang sudah mencapai 2 KM, penyebabnya adalah ombak kuat karena berbatasan dengan Selat Malaka dan diperburuk dengan stuktur tanah Gambut yang mudah tergerus air laut," ujar Camat Tunjiarto.

Masalah lainnya yakni rendahnya harga jual hasil perkebunan Kelapa dimana saat ini harga kelapa perbutir kepada tengkulak hanya berkisar 600-1200, padahal sebelumnya bisa mencapai 2000 rupiah. 

"Masyarakat berharap pemerintah bisa mengkondisikan harga jual yang lebih tinggi selain itu peremajaan kebun kelapa yang telah berusia 20 tahunan untuk mempertahankan hasil produksi yang baik," ucapnya.

Masalah lainnya adalah terjadinya bencana banjir tahunan diwilayah sentra ekonomi (pasar), saat bencana terjadi pasar akan dibanjiri air asin. Dan yang tak kalah penting adalah masalah Kebakaran Hutan dan Lahan disaat terjadi kemarau atau panas ekstrim yang sering terjadi dibulan Juni. 

Selain itu juga masalah infrastruktur jalan yang cukup memprihatinkan penuh lubang dan berkabut, untuk itu Camat berharap Pemerintah Pusat melalui Kemenko Polhukam dapat mencarikan solusi untuk masalah infrastruktur yang terjadi di Kecamatan Rangsang sebagai beranda terdepan Indonesia.

"Jika masalah infrastruktur jalan ini bisa dituntaskan kami yakin ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat karena mobilitas orang dan hasil pertanian dapat dengan mudah dibawa untuk dipasarkan," jelasnya.

Dan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat Camat Rangsang juga berharap Pemerintah Pusat dapat membantu pengembangan Potensi wisata Tasik Air putih  yang masih alami dan diyakini dapat menjadi destinasi wisata potensial, potensi airnya pun dapat diolah menjadi pusat air bersih.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim, Wabup berharap dukungan dari Pemerintah Pusat terutama Kemenko Polhukam untuk membangun Pulau Terluar di Meranti agar keluar dari kondisi Desa tertinggal.

Diceritakan Wakil Bupati H. Said Hasyim, dulunya Kecamatan Rangsang merupakan daerah yang makmur, karena menjadi salah satu pusat perdagangan sangking majunya banyak dihuni oleh berbagai pendatang dari berbagai daerah di Nusantara yang hidup rukun dan damai.

Namun saat ini kehidupan masyarakat cukup memprihatinkan meski berada didaerah perbatasan namun kondisi masyarakat jauh tertinggal dibanding negara tetangga Singapura dan Malaysia.

"Potensi sumber daya alam sangat besar namun kehidupan masyarakat masih miskin, untuk itu perlu pembenahan wilayah tata ruang ," ucap Wabup.

Menurut Wabup kondisi masyarakat yang miskin juga akan berpengaruh pada pertahanan negara.

"Yang terpenting bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat sebab kalau masyarakat miskin maka akan berdampak pada pertahanan negara," ujar Wabup.

Dihadapan Asdep Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan Menkopolhukam RI Brigjend. TNI Yasid Sulistya dan rombongan Wabup H. Said Hasyim juga berharap Kemenko Polhukam dapat mendukung penuntasan masalah Karlahut, mengalokasikan dana untuk membangun infrastruktur jalan didaerah terluar yang otomatis masuk jalan Nasional.

Dan kepada Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Sekdaprov Riau H. Ahmadsyah Harofie Wabup mengusulkan OPD terkait Pemrpov Riau dapat turun ke Meranti sehingga mengetahui kondisi real dilapangan untuk diberikan alokasi anggaran.

Setelah mendengarkan semua masukan dan usulan dari Wakil Bupati dan Camat Rangsang Asdep Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan Menkopolhukam RI Brigjend. TNI Yasid Sulistya melalui Anggota Tim Kemenko Polhukam Kolonel Sugeng mengatakan pihaknya akan berupaya membantu membangun Pulau terluar di Meranti yang menjadi beranda terdepan NKRI. 

"Ya kita akan berupaya membantu menuntaskan berbagai masalah yang terjadi, sesuai dengan tugasnya Kemenko Polhukam yang membawahi 19 Kementrian akan berkoordinasi dengan Kementrian terkait agar program yang ada dapat dilaksanakan di Meranti," ujar Kolonel Sugeng. 

Lebih jauh dikatakan Kolonel Sugeng, dalam rangka menjaga keutuhan wilayah NKRI, Kemenko Polhukam juga akan mengupayakan pembangunan Pos Pos Pengamanan di Pulau terluar ini, dimana dampaknya dengan adanya Pos Pos Pengaman Pulau terluar akan memberikan dampak ekonomi dan kesejahteraan terhadap masyarakat sekitar... (brm)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

 


Selasa, 29/10/2019 - 12:25:28 WIB
Wakil Bupati Buka Kegiatan Dialog Kesejarahan Sagu Meranti Dalam Persepektif Sejarah

Senin, 28/10/2019 - 22:25:24 WIB
Akibat Postingan di Medsos Istri Salah Seorang Oknum Polisi Dilaporkan Kepihak Berwajib

Jumat, 18/10/2019 - 15:40:26 WIB
Wabup Serahkan Bantuan 6 Unit Kapal Kepada Kelompok Nelayan, Harap Kedepan Jadi Nelayan Mandiri

Jumat, 18/10/2019 - 10:51:46 WIB
Edi Amin Resmi Jabat Kades Alah Air Periode 2019-2025 Setelah Dilantik Wabup Meranti

Senin, 30/09/2019 - 13:26:48 WIB
Bupati Kepulauan Meranti Audiensi Bersama IPRY KKM, Doakan Mahasiswa Cepat Tuntaskan Kuliah

Senin, 30/09/2019 - 13:06:49 WIB
Disperindag Meranti Gerak Cepat Perbaiki Plafon Pasar Modern

Selasa, 17/09/2019 - 20:03:39 WIB
Bupati Buka Diklat BST Angkatan XXV Gelombang V Tahun 2019, Cetak SDM Meranti Profesional

Kamis, 12/09/2019 - 15:04:44 WIB
Bupati Wajibkan Semua Pejabat Meranti Paham Job Description 

Kamis, 12/09/2019 - 14:46:38 WIB
Bupati Minta Program Zakat Penghasilan Diberlakukan Untuk Seluruh Pegawai Tiap OPD Pemkab. Meranti

Kamis, 12/09/2019 - 13:31:31 WIB
Bupati Buka Sosialisasi Program PAMSIMAS III Tahun 2019, Program Sekat Kanal Solusi Air Bersih

Selasa, 10/09/2019 - 19:41:52 WIB
Wabup Buka Kegiatan Ajang Prestasi Remaja 2019, Tekankan Remaja Jangan Sampai Hilang Akal

Selasa, 03/09/2019 - 06:06:02 WIB
Wabup Lantik 15 Orang Pejabat, Tasrizal Harahap Jabat Kepala Badan Kesbangpol Meranti

Senin, 02/09/2019 - 12:43:19 WIB
Wabup Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat, Harap Lahir SDM Meranti Handal di Bidang Kemaritiman

Senin, 02/09/2019 - 12:29:14 WIB
Wakil Bupati Tegaskan Pegawai Tak Ikut Upacara Senin Akan Diproses

Selasa, 27/08/2019 - 00:11:18 WIB
Wabup Meranti Ingatkan Masyarakat Bahaya Kabut Asap dan Sanksi Buang Sampah Sembarangan

 
HOME | UTAMA


Pemerintah Daerah Kabupaten Meranti © 2014