Senin, 23 Oktober 2017 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

10:49 WIB - PT.RAPP IKUTI PERATURAN DAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU | 10:49 WIB - Bawa Sabu -Sabu , 2 Warga Kecamatan Mandau Diringkus Buser Pinggir | 10:49 WIB - Berbagai Pihak Minta Kejaksaan Usut Pencairan Dana KONI Pekanbaru | 10:49 WIB - Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional | 10:49 WIB - Pemprov Riau Sosialisasikan Transaksi Non Tunai Bersama Bank Riau Kepri | 10:49 WIB - Wow, Ratusan Kardus Rokok Ilegal Berhasil Diamankan Polsek Sungai Apit
Ekonomi / Rupiah Masih Berpotensi Melemah

Rupiah Masih Berpotensi Melemah

Ekonomi - - Senin, 03/04/2017 - 16:21:10 WIB
Jakarta.(RiauGLobal)
Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih berpotensi melemah di hari ini. Meski demikian, diharapkan rilis data-data ekonomi pada pekan ini khususnya data internal yang lebih positif bisa menahan rupiah agar tidak terlempar ke zona merah.

"Rupiah masih ada potensi pergerakan variatif cenderung melemah tipis sebelumnya dan menemukan momentum kenaikannya‎," ucap Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin 3 April 2017.

Dengan keadaan itu, Reza memproyeksikan, rupiah diperkir‎akan bisa bergerak di kisaran support Rp13.332 per USD, sedangkan resisten bisa mencapai di level Rp13.295 per USD. "Tetap mencermati berbagai macam sentimen yang dapat merubah arah penguatan rupiah‎," jelas Reza.

‎Reza mengatakan, sentimen yang sama masih mewarnai pergerakan rupiah yang hingga akhir perdagangan di akhir pekan kemarin cenderung mengalami penyusutan. Diharapkan sejumlah sentimen positif bisa terus berdatangan dan memberi efek yang baik terhadap pergerakan nilai tukar rupiah.

‎"Melemahnya gerak mata uang euro seiring sentimen keluarnya Inggris dari Uni Eropa memberikan kesempatan bagi USD untuk menguat, sehingga berimbas pada melemahnya rupiah," terang Reza.

Selain itu, masih kata Reza, sentimen kenaikan PDB AS di level 2,1 persen atau naik di atas estimasi dua persen dan turunnya klaim pengangguran dari 261 ribu menjadi 258 ribu akan memberikan kenaikan USD. Akhirnya memberi efek negatif bagi rupiah.(red)

dikutip dari metrotvnews.

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(875) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Jumat, 12/06/2015 - 20:23:21 WIB
Minum Baygon
Udin Nyaris Tewas Di Selatpanjang
Sabtu, 19/10/2013 - 12:16:45 WIB
BKKKS Taja Jambore Komunitas Rakyat Terpencil
Jumat, 12/06/2015 - 20:00:00 WIB
Gerak Jalan Santai Bersama Masyarakat Merbau
Bupati Irwan Ajak Warga Nyanyi Bersama Hingga Latih Baris-Berbaris Siswa SD
Jumat, 12/06/2015 - 19:46:01 WIB
Rangkaian Harkop ke 68
Diskop UMKM Bengkalis Gelar Kegiatan Sunatan Massal
Jumat, 12/06/2015 - 19:50:30 WIB
Kemenag RI Terbitkan Rekomendasi Pendirian ISQ Syekh Ibrahim.
Sabtu, 06/06/2015 - 01:39:47 WIB
LSM Suluh Kuansing Terus Dalami Data Dugaan Penggelapan Anggaran di BAPPEDA.
Jumat, 12/06/2015 - 23:31:57 WIB
Wakil Walikota Pekanbaru Silaturrahmi dengan IPPK Kota Pekanbaru
Sabtu, 06/06/2015 - 20:21:36 WIB
Dalam Rangka Milad ke 50 Kabupaten Inhil Tahun 2015
Pemkab Inhil Buka Turnamen Catur Terbuka
Sabtu, 06/06/2015 - 20:15:32 WIB
Peringati HPN 2015
PWI Meranti dan BRK Salurkan Paket Sembako
Sabtu, 06/06/2015 - 01:29:45 WIB
Di Duga PT Arara Abadi, Menyerobot Lahan Masyarakat
Jumat, 26/09/2014 - 05:55:36 WIB
Ketua FORKI Riau : Imbangi dengan Prestasi
Atlit Binaan RAPP Sumbangkan 12 Medali Bagi Pelalawan
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved