Sabtu, 20 Januari 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

17:56 WIB - Sudah Dilaporkan , Kasus 500 juta Dana Ued - SP Desa Balai Pungut Senyap | 17:56 WIB - Kembali , Buser Pinggir Cokok Dua Orang Pemuda Diduga Terlibat Narkoba | 17:56 WIB - Panwaslu Taja Pelantikan Serta Pembekalan Panwaslu Kelurahan dan Desa se Kecamatan Pangkalan Kerinci | 17:56 WIB - Bupati Bengkalis Gelar Cafee Morning Bersama Insan Pers Di Hotel Grand Zury Duri | 17:56 WIB - Kampung Teluk Batil Adakan Musrenbangkam Tahun 2018 | 17:56 WIB - Rumah Sakit SMEG Biarkan Oknum Dokter Narkoba Beraktivitas
Pendidikan / Dugaan Pungli SMAN 12 Pekanbaru Dilaporkan ke Disdik

Dugaan Pungli SMAN 12 Pekanbaru Dilaporkan ke Disdik

Pendidikan - - Rabu, 12/04/2017 - 09:11:49 WIB
Pekanbaru ( Riau Global )
Lagi - lagi Citra dunia Pendidikan kembali tercoreng akibak ulah oknum guru yang tidak bertanggungjawab,hal tersebut dikatakan Rion Satya kepada Riau Global,selasa kemarin.

Disampaikan Rion, dirinya selaku pelapor dugaan pungutan liar yang terjadi di SMA N 12 Pekanbaru kepada Dinas Pendidikan Riau.Dan dugaan pungli  yang dilaporkannya itu telah diterima salah satu staff Dinas Pendidikan yakni  Rahma tertanggal10 April 2017.


Lebih lanjut Rion mengatakan ," ditengah pemerintah lagi gencar - gencarnya memberantas pungli diseluruh Sektor namun sangat di sanyangkan justru Pungli terjadi pada dunia pendidikan kita tepatnya di SMA N 12 Pekanbaru ".ucap sekjen GWI Riau ini.


Masih menurut Rion , peristiwa ini berawal dari diterimanya laporan dari kerabatnya yang seorang siswa di kelas XII di sekolah tersebut.dimana siswa tersebut mendapat tagihan uang BPPP sebesar Sembilan Juta Rupiah ( Rp.9.000.000,- ) .

Sementara siswa ini di biayai oleh keluarganya karena tidak memiliki ayah untuk membiayai nya karena merasa prihatin atas nasib kerabatnya.apabila tidak dilunasi biaya tersebut maka Ijazahnya akan ditahan sekolah.


Atas dasar itu akhirnya dugaan pungli itu dilaporkan,adapun Item laporan Rion ada empat Poin : 


1.Adanya dugaan pungutan terhadap siswa yang masih mengatasnamakan badan pembantu penyelenggara pendidikan yang di padu dengan sebutan Komian

2 Adanya Iuran BPPP dipungut pihak sekolah sebesar Rp.195.000,-/siswa

3.Adanya peserta Didik kelas XII dikenakan uang tagihan BPPP sebesar Rp.9.000.000,- 

4.Adanya pengeluaran pembelian buku seperti yang tertera pada komponen pengadaan buku tex pelajaran dan buku bacaan,padahal orang tua siswa membeli buku pelajaran dengan biaya sendiri . (OP )




Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(2089) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved