Kamis, 22 Februari 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

12:25 WIB - Masyarakat terkejut dengan kedatangan calon Wagubri, Edi Nasution di Pasar Rakyat Teluk Kuantan | 12:25 WIB - AKBP. Kaswandi Irwan Berikan Reward kepada 8 Personil Yang Berprestasi di Hari Kesadaran Nasional | 12:25 WIB - Cabuli Bocah Berusia 2 Tahun , Pemuda 34 Tahun Diringkus Buser Mandau | 12:25 WIB - Jadi Tanda - Tanya , 1 Tahun Lebih Beroperasi Pks Milik Pt PCR Dijalan Gajah Mada Belum Diresmikan | 12:25 WIB - Sulit Dapatkan Udara Bersih , Masyarakat Minta Pejabat Pemkab Bengkalis Turun Ke Pks PCR Kilo 3 , 5 | 12:25 WIB - Bau Limbah Busuk Dan Kebisingan Dari Pabrik Kelapa Sawit Pt PCR Kilo 3,5 Terus Hantui Masyarakat
Rokan Hilir / Puskesman Rawat Inap Palika Akan Dibangun

Dengan Biaya 2.9 Milliar
Puskesman Rawat Inap Palika Akan Dibangun

Rokan Hilir - - Sabtu, 08/07/2017 - 13:26:47 WIB
Palika,(RiauGlobal) - Harapan masyarakat Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) untuk memiliki Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat inap Panipahan akan segera terwujud. Pasalnya, anggaran pembangunan Puskesmas tersebut tahun ini sudah dialokasikan dengan nilai sebesar Rp2,9 miliar.

“Sebelumnya sudah dianggarkan 2016, tapi karena defisit maka dipending. Alhamdulillah tahun ini juga dibangun satu lantai, lokasinya di kawasan Bundaran Kepenghuluan Panipahan Darat,” kata Wakil Ketua DPRD Rohil, Abdul Kosim SE di Bagansiapiapi, Jumat (7/7/2017) malam.

Abdul Kosim, yang akrab disapa Akos ini mengaku bahwa keberadaan Puskesmas rawat inap didaerah pesisir itu sangat penting dan sudah menjadi dambaan bagi masyarakat Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Ia berharap pemerintah daerah setempat untuk segera melakukan langkah-langkah supaya pembangunan Puskesmas itu cepat terwujud.

“Sekarang sudah memasuki bulan Juli, kita khawatir pekerjaan fisiknya tidak sesuai dengan target waktunya. Makanya kami minta segera dimulai pembangunannya,” katanya mengingatkan.

Mengenai posisi bangunan Puskesmas, menurutnya sangat strategis di kawasan Bundaran, karena sejalan dengan pembangunan jalan lintas dari Bundaran menuju perbatasan Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara.

“Proyek jalan rigid (beton) sepanjang 3 kilometer didaerah itu saat ini sudah mulai dikerjakan,” sebut Akos.

Selama ini ia mengaku prihatin melihat pelayanan kesehatan masyarakat akibat sarana dan prasarana yang tersedia di Puskesmas yang ada saat ini belum memadai.

“Jika harus dirujuk ke Bagansiapiapi tentu memerlukan biaya yang sangat tinggi, karena menggunakan speedboat dengan biaya yang begitu mahal. Jadi kalau sudah ada Puskesmas rawat inap masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan baik,” katanya menambahkan.

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(889) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved