Natuna, riau-global.com - Sekumpulan Wartawan, yang tergabung dalam Pers Natuna Solidarity, melakukan perjalanan memancing diperairan sekitar Pulau Kukup, Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur. Sabtu (11/11/201">
Selasa, 21 November 2017 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

20:30 WIB - Pemda Kuansing, "coffee morning" bersama insan pers | 20:30 WIB - Natuna Berduka, Mantan Wabup Natuna Imalko Meninggal Dunia | 20:30 WIB - Sisa 38 Hektar, Dandim Optimis Mampu Siapkan Cetak Sawah | 20:30 WIB - Bupati Pelalawan, HM Harris Senam Sehat Bersama Masyarakat Pangkalan Kerinci | 20:30 WIB - Komitmen Dishub Jaga Tatanan Angkutan Konpensional, | 20:30 WIB - GAMKI Pelalawan Kembali Dipimpin Herwin Silaban Periode 2017-2020
Natuna / Pers Natuna Solidarity Jajal Spot Mancing di Pulau Kukup

Sembari Promosikan Wisata Natuna
Pers Natuna Solidarity Jajal Spot Mancing di Pulau Kukup

Natuna - - Minggu, 12/11/2017 - 13:12:14 WIB
Natuna, riau-global.com - Sekumpulan Wartawan, yang tergabung dalam Pers Natuna Solidarity, melakukan perjalanan memancing diperairan sekitar Pulau Kukup, Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur. Sabtu (11/11/2017) siang.

Puluhan kuli tinta tersebut berangkat dari Pelabuhan Roro, di Penagi, sekitar pukul 10:00 Wib, dengan menggunakan pompong (perahu motor).

Tak tanggung-tanggung, empat buah pompong dari ukuran 2 sampai 4 GT, dikerahkan untuk mengangkut para penggila mancing di laut tersebut.

Meski cuaca kurang mendukung, dengan adanya hujan ringan disertai gelombang besar yang terjadi di perairan sekitar Pulau Kukup, namun tak menyurutkan para insan pers untuk melanjutkan perjalanannya menuju spot mancing yang sudah direncanakan.

Disepanjang perjalanan, gelak tawa para pewarta yang bersenda gurau diatas pompong, menjadi hiburan tersendiri bagi setiap rombongan, sembari mengabaikan gelombang air laut yang mengguncang bahtera kami.

Meski beberapa anggota Pers Natuna Solidarity, dari pria dan wanita, akhirnya terkapar akibat mabuk perjalanan laut.

Akhirnya Doni Papilius, selaku Ketua rombongan, memutuskan untuk segera merapat ke Pulau Kukup, dengan nembawa para anggota yang sudah teler. Namun sebagian besar diantara mereka masih ingin tetap memancing, hingga sekitar 15:00 Wib.

"Kita merapat dulu ke Pulau Kukup, kasian kawan-kawan yang mabuk. Sambil kita menyiapkan lokasi untuk bakar ikan," ucap Doni, menyarankan.

Tiba di Pulau Kukup, rombongan yang terlebih dahulu merapat, langsung bergegas menyiapkan kayu untuk membakar ikan, yang berhasil diperoleh para rombongan sebelumnya. 

Sebagian diantaranya sibuk mengambil gambar dan video, untuk mempromosikan Pulau yang dipenuhi dengan tanaman kelapa dan tumbuhan batang mentigi (kayu batu) tersebut.

"Cantik ini Pulaunya, bagus diunggah di You Tube," cetus Rozali, sang penggiat pariwisata Natuna, melalui video-videonya yang eksotis.

Para rombongan tampak bersuka ria, dengan berbagai aktifitas masing-masing di Pulau Indah nan Mempesona tersebut. Ada yang berfoto-foto mengabadikan momen kebersamaan, bermain gitar, mencari kayu mentigi, hingga ada juga yang menyusuri pantai menikmati pemandangan alam disekitar Pulau Kukup yang memanjakan mata.

Usai bersenang-senang, sekitar pukul 16:30 Wib, rombongan akhirnya mulai berangsur meninggalkan Pulau, yang biasa dijadikan tempat oleh warga sekitar untuk mencari udang dan menangkap ikan.

"Sebagai anak tempatan, saya sangat mengapresiasi kecintaan teman-teman terhadap Natuna, meski dengan keterbatasan yang ada, namun kita selalu semangat mendukung Pemerintah mempromosikan Pariwisata Natuna. Semoga selalu sehat dan sukses di laut sakti rantau bertuah," tulis Doni, disalah satu group Media Sosial WhatsApp, usai kegiatan.

Laporan : Erwin Prasetio

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(147) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved