Natuna, riau-global.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, pada tahun 2017 ini, telah membuat program untuk menghubungkan seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia, dengan kabel serat fiber optik">
Selasa, 21 November 2017 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

20:30 WIB - Pemda Kuansing, "coffee morning" bersama insan pers | 20:30 WIB - Natuna Berduka, Mantan Wabup Natuna Imalko Meninggal Dunia | 20:30 WIB - Sisa 38 Hektar, Dandim Optimis Mampu Siapkan Cetak Sawah | 20:30 WIB - Bupati Pelalawan, HM Harris Senam Sehat Bersama Masyarakat Pangkalan Kerinci | 20:30 WIB - Komitmen Dishub Jaga Tatanan Angkutan Konpensional, | 20:30 WIB - GAMKI Pelalawan Kembali Dipimpin Herwin Silaban Periode 2017-2020
Natuna / Proyek Pemasangan Kabel Palapa Ring Barat Ditargetkan Rampung 2018

Menuju Internet Berkecepatan Tinggi di Natuna
Proyek Pemasangan Kabel Palapa Ring Barat Ditargetkan Rampung 2018

Natuna - - Selasa, 14/11/2017 - 23:51:03 WIB
Atas, gambar pemasangan serat kabel bawah laut dan bawah, gambar Kadiskominfo Natuna Raja Darmika, saat menerangkan jalur pemasangan kabel Palapa Ring Barat.
TERKAIT:
Natuna, riau-global.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, pada tahun 2017 ini, telah membuat program untuk menghubungkan seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia, dengan kabel serat fiber optik (FO), terutama untuk daerah-daerah yang belum pernah terjamah internet dengan kecepatan tinggi, salah satunya Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Proyek pemasangan FO tersebut, dikerjakan oleh PT. Palapa Ring Barat, yang nantinya akan menghubungkan beberapa Kota dan Kabupaten di Kepri, hingga ke Kabupaten Singkawang, Provinsi Kalbar.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Natuna, Raja Darmika. Ia menjelaskan, proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2018 mendatang.

"Pemasangan kabel FO di darat sudah selesai, saat ini sedang digelar pemasangan kabel di laut. InsyaAllah tahun 2018 sudah selesai dan bisa beroperasi," ungkap Raja Darmika kepada media di Kantornya, belum lama ini.

Raja Darmika menjelaskan, pemasangan kabel FO  Palapa Ring Barat didasar laut ini, mencapai 1. 242 KM. Yang terdiri dari Batam-Anambas sepanjang 369 KM, Anambas-Natuna 322 KM, Natuna-Singkawang 352 KM dan Lingga-Bintan 199 KM.

Kabel FO Palapa Ring Barat ini, kata Raja Darmika, berbeda dengan Radio IP Long Houl milik PT. Telkom. Yang saat ini telah dilakukan uji coba konektifitas dari Natuna ke Sambas, Kalbar. Jaringan IP Long Houl ini masih memiliki beberapa kelemahan, misalnya terjadi kerusakan di satu titik, maka seluruh jaringannya akan terputus. Untuk itu Telkom tidak memigrasi semua jenis jaringan data, seperti 2G dan 3G masih menggunakan Vsat.

"Jelas beda, Radio IP Long Houl ini menggunakan Radio dan Touwer, sedangkan Palapa Ring ini memang kabel yang digelar. Kalau dua-duanya ini sudah beroperasi, maka kecepatannya sudah tidak terbatas lagi. Dan otomatis harga bandwidthnya tidak mahal, karena mereka tidak pakai Vsat lagi," terang pria yang aktif diberbagai media sosial (Medsos) tersebut.

Masih kata Raja Darmika, leanding station untuk pengoperasian Palapa Ring di Natuna ini, nantinya akan dibangun didaerah Penarik, Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan.

"Lokasinya tidak jauh dari leanding station milik Sacofa kemarin. Hanya berjarak sekitar 400-500 meter saja. Namun bukan berarti mereka menggunakan fasilitas bekas Sacofa," ujarnya.

Palapa Ring merupakan program yang menghubungkan seluruh ibu kota kabupatan/kota dengan kabel optik  terutama untuk daerah yang saat ini belum dijamah dengan Internet berkecepatan tinggi. Semua harus selesai di tahun 2019.

Untuk pembangunan Proyek Palapa Ring Paket Barat terdapat beberapa tahapan (milestone) dalam pelaksanaannya, mulai dari proses akuisisi lahan, pekerjaan civil, mechanical dan electrical Network Operation Center (NOC) dan Beach Man Hole (BMH), penggelaran kabel serat optik darat, penggelaran kabel serat optik laut, instalasi perangkat aktif dan Network Management System (NMS)

Pembangunan di sisi darat seluruhnya sudah selesai, sehingga sekarang dimulai pemasangan kabel serat optik di bawah laut.

Pemasangan kabel serat optik bawah laut tahap pertama dilakukan menggunakan kapal Limin Venture, berjenis vessel, yang memakai bendera Indonesia.

Laporan : Erwin Prasetio

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(131) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved