Sabtu, 20 Januari 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

17:56 WIB - Sudah Dilaporkan , Kasus 500 juta Dana Ued - SP Desa Balai Pungut Senyap | 17:56 WIB - Kembali , Buser Pinggir Cokok Dua Orang Pemuda Diduga Terlibat Narkoba | 17:56 WIB - Panwaslu Taja Pelantikan Serta Pembekalan Panwaslu Kelurahan dan Desa se Kecamatan Pangkalan Kerinci | 17:56 WIB - Bupati Bengkalis Gelar Cafee Morning Bersama Insan Pers Di Hotel Grand Zury Duri | 17:56 WIB - Kampung Teluk Batil Adakan Musrenbangkam Tahun 2018 | 17:56 WIB - Rumah Sakit SMEG Biarkan Oknum Dokter Narkoba Beraktivitas
ADVERTORIAL / Gubernur Riau dan Masyarakat Desa Pantai Kuantan Mudik Serempak Ingin Selamatkan Hutan

Tanam 25 Ribu Pohon
Gubernur Riau dan Masyarakat Desa Pantai Kuantan Mudik Serempak Ingin Selamatkan Hutan

ADVERTORIAL - - Selasa, 12/12/2017 - 10:34:45 WIB
Telukkuantan,(RiauGlobal)
Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman bahu-membahu bersama ribuan masyarakat di Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau untuk menanam sebanyak 25 ribu pohon. Yang mana, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk gerakan penghijauan atau penanaman kembali hutan yang rusak (reboisasi).

"Pada saat kita menanam pohon, berarti kita sedang berupaya menyelamatkan keberlanjutan generasi yang akan datang. Selain memperbaiki lingkungan, menanam pohon juga harus memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Selasa (12/12/2017).

Oleh karenanya, lanjut Andi, perlu dipilih tanaman yang dapat memberikan dua keuntungan sekaligus perlu dikembangkan sebuah model yang mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih jelas, sehingga pergerakan ekonomi di daerah semakin baik.

"Program ini sangat baik jika dapat dikembangkan di Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Sekarang kita bagikan bibit durian, matoa, nangka, petai, jengkol dan banyak lagi. Jika ini dikembangkan, bisa menambah pendapatan," ujarnya.

Ads
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldi mengatakan, bahwa kondisi hutan di Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kuansing kondisinya sangat memprihatinkan. Di sana, kondisi hutan premier yang lyasnya mencapai 44 ribu hektare sekarang sudah habis.

"Tinggal hutan sekunder, ada beberapa pohon tapi gak banyak, sisanya 17 ribu itu pun diselingi semak belukar. Perlu reboisasi," ujarnya. (ADV)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(161) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved