Jum'at, 27 April 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

14:07 WIB - Limbah PKS PT PCR Luberi Pemukiman Warga | 14:07 WIB - Sukiman Pmpin Partai Gerindra Rohul | 14:07 WIB - Kapolri Jenderal Pol Prof. M. Tito Karnavian, Ph.D dan Ketua MUI Melaksanakan Kunker Ke BABEL | 14:07 WIB - Asisten Pemerintahan Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Pendidikan | 14:07 WIB - Sekda (Wan Siswandi) : Promosi Pariwisata Dengan "Tour de Natuna" | 14:07 WIB - Alias Wello Resmi Mendaftar Calon DPD RI
Pelalawan / Proyek Pembangunan Kantor Camat Langgam Penuh Rekayasa dan Perusahaan Harus Diblacklist

LSM Fappar RI, Defid Amriady
Proyek Pembangunan Kantor Camat Langgam Penuh Rekayasa dan Perusahaan Harus Diblacklist

Pelalawan - - Jumat, 12/01/2018 - 16:00:36 WIB
Pembangunan kantor camat Langgam belum selesai walaupun sudah habis masa kerja pada 15 Desember 2017 tetapi masih tetap dikerjakan sampai 2018.
TERKAIT:
Pelalawan-Riau Global. Com

Pembangunan Kantor Camat  Langgam dinilai penuh rekayasa dan perusahaan yang mengerjakan kantor camat harus diblacklist, ungkap Defid Amriady, Koordinator LSM Forum Andalan Pengawasan Pembangunan Auditor Riau kepada Riau Global. Com pada Kamis, (11/1/2018).

Dugaan korupsi dalam pembangunan kantor camat adalah berupa seharusnya kedalaman Snder dalam perencanaan 18 Meter maka dalam RAB kontrak diadakan tiang pancang sejumlah 2830 Meter dengan besar tiang pancang 25mx25 m padahal kondisi tanah napal dengan keadaan tanah napal maka tidak memungkinkan memasang tiang pancang,berarti proyek pemasangan tiang pancang adalah rekayasa atau diduga sudah dikorupsi.

Defid Amriady juga menjelaskan, kalau memang sudah pasang pancang pembangunan kantor camat maka hasil Kloundring harus ada,rekap cloundring dan juga dokumentasi cloundring harus bisa ditunjukkan. 

Ketika saya tanya hasil kloundring kepada pihak PUPR langsung kepada Kabid  Cipta Karya, Thomas dia tidak menjawab. Ini menandakan bahwa pembangunan kantor camat Langgam penuh aroma korupsi. 

Saya juga melihat banyak kecurangan dalam pembangunan kantor camat, karna pada tanggal akhir kontrak  15 Desember 2017 hanya siap struktur atau volume kontrak 42 persen. Apabila perpanjangan kontrak maka hanya dapat 16 hari diberikan waktu karna sudah akhir tahun 2017.

Perlu diketahui pepanjangan kontrak hanya bisa didalam kalender 2017 tidak bisa lagi dikerjakan pada tahun 2018,sekarang masalahnya pembangunan kantor camat masih tetap dikerjakan padahal sudah tahun 2018.

Saya berharap Kadis PUPR, Bapak Hasan Tua Tanjung supaya kontraktor yang tidak bisa menyelesaikan paket pekerjaan sampai kontraknya berakhir maka perusahaan kontraktor tersebut harus di Blacklist tanpa pandang buluh, kesungguhan PUPR untuk blacklist perusahaan dapat dilihat hasilnya di LKPP dan LPJK karna PUPR yang berhak mengajukan blacklis kepada instansi tersebut,akhir Defid Amriady.   (Yusuf Situmorang) 


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(479) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved