Senin, 19 Februari 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

00:00 WIB - Kapolresta Pekanbaru Berikan Penghargaan kepada Personil Berprestasi, Masyarakat dan Intansi terkait | 00:00 WIB - Bunguran Timur Laut Jadi Tuan Rumah | 00:00 WIB - Yohanis Hadiri Enam Musrenbangcam | 00:00 WIB - Arif Sumarsono, ST Gantikan Sattridha Novfikar S, STP | 00:00 WIB - Buser Pinggir Amankan 11 Orang , 4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Narkotika Jenis Sabu - Sabu | 00:00 WIB - Satnarkoba Polres Bengkalis Bersama Buser Mandau Amankan 50 , 38 Gram Sabu -Sabu Dan Seorang Pelaku
Nasional / 13 Poin Penting Jaga Netralitas Polri Dalam Pilkada Tahun 2018, Polres Sosialisasi Kepada Anggota

13 Poin Penting Jaga Netralitas Polri Dalam Pilkada Tahun 2018, Polres Sosialisasi Kepada Anggota

Nasional - - Selasa, 06/02/2018 - 18:19:10 WIB
Pelalawan-Riau Global. Com

Untuk menjaga netralitas Polri diajang Pilkada Serentak 2018, Polres Pelalawan menggelar sosialisasi  kepada personel Polres Pelalawan dan polsek Jajaran, Selasa pagi ( 6/2/2018) jam 08.30 Wib di Aula Teluk Meranti Polres Pelalawan.

Sosialisasi yang bertajuk " Netralitas Polri Dalam Pilkada Tahun 2018 " tersebut di pimpin oleh Kabag Ops Polres Pelalawan Kompol Edi Munawar yang mewakili Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan dengan di dampingi oleh Kasat Binmas AKP Ben Hardi dan Kasat Lantas AKP Mas'ud Ahmad.

Kabag Ops yang mewakili Kapolres Pelalawan dalam arahannya menghimbau kepada segenap jajaran Polri dilingkungan Polres Pelalawan untuk mengedepankan netralitas jelang Pilkada yang akan dilaksanakan serentak pada tahun 2018 di seluruh wilayah Indonesia.

Kabag Ops mengatakan, netralitas Polri telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan Nomor 2 tahun 2002, dan apabila ada anggota Polri yang terlibat politik praktis tentunya akan dikenakan sanksi, pungkas Kabag Ops.

“Oleh karenanya, diminta kepada seluruh personel Polres Pelalawan dan jajaran, kita sebagai anggota Polri khususnya Polres Pelalawan harus bersikap netral tidak berpihak kepada salah satu calon, baik salah satu dari calon adalah keluarga kita. Maka dari itu kita tetap teguh menjaga kenetralitasan dalam melaksanakan tugas,” tegas Kabag Ops. 

Kabag Ops juga menyampaikan perintah Kapolri melalui Kapolda  Riau  bahwa didalam pelaksanaan pengamanan pemilihan umum kepala daerah yang akan segera berlangsung , maka  seluruh anggota POLRI *WAJIB* mempedomani Sikap Netralitas antara lain sebagai berikut:

1. Anggota Polri dilarang mendeklarasikan diri sebagai bakal calon kepala / wakil kepala daerah / Caleg.

2. Dilarang menerima / meminta / mendistribusikan janji, hadiah, sumbangan atau bantuan dalam bentuk apapun dari pihak Parpol, Paslon dan Tim Sukses pada kegiatan Pemilu / Pemilukada.

3. Dilarang  menggunakan / memasang / menyuruh orang lain untuk memasang atribut2 yang bertuliskan / bergambar PARPOL, CALEG, dan PASLON.

4. Dilarang menghadiri, menjadi pembicara / narasumber pada kegiatan deklarasi, rapat, kampanye, pertemuan partai politik kecuali didalam melaksanakan pengamanan yang berdasarkan surat perintah tugas.

5. Dilarang mempromosikan, menanggapi dan menyebarluaskan gambar / foto bakal pasangan calon kepala / wakil kepala daerah baik melalui media massa, media online dan media sosial.

6. Dilarang melakukan foto bersama dengan bakal pasangan calon kepala / wakil kepala daerah / Caleg.

7. Dilarang memberikan dukungan politik dan keberpihakkan dalam bentuk apapun kepada calon kepala / wakil kepala daerah / Caleg / Tim Sukses.

8. Dilarang menjadi pengurus / anggota tim sukses Paslon / Caleg didalam Pemilu / Pemilukada.

9. Dilarang menggunakan kewenangan atau membuat keputusan dan/atau tindakan yg dapat menguntungkan / merugikan kepentingan politik Parpol maupun Paslon / Caleg didalam kegiatan Pemilu / Pemilukada.

10. Dilarang memberikan fasilitas2 dinas maupun pribadi guna kepentingan Parpol, Caleg, Paslon Pilkada, Tim Suksesp dan Paslon Pres / Wapres pada masa kampanye.

11. Dilarang melakukan kampanye hitam (Black Campain)
terhadap paslon serta dilarang menganjurkan untuk menjadi golput.

12. Dilarang memberikan informasi kepada siapapun terkait dengan hasil penghitungan suara pada kegiatan pemungutan suara Pemilu / Pemilukada.

13. Dilarang menjadi Panitia Umum Pemilu, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawasan Pemilu (PANWASLU)
serta turut campur tangan didalam menentukan dan menetapkan peserta Pemilu.

“ Demikian pedoman sikap netralitas anggota Polri yang harus kita pedomani dan wajib dilaksanakan, tingkatkan disiplin kerja dan berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, " tutup Kabag Ops.(Yusuf Situmorang). 

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(163) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved