Selasa, 22 Mei 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

19:46 WIB - Awali Minggu Pertama Ramadhan, Tim JB Buka Bersama Petugas Kebersihan | 19:46 WIB - AKBP Kaswandi Irwan Pimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Yang ke-110 | 19:46 WIB - Dapat Bantuan 2 Unit Mini Bus | 19:46 WIB - Terlibat Narkoba , Warga Suriname Dan Wonosobo Dibekuk Satnarkoba Polres Bengkalis | 19:46 WIB - Jendral TNI (Purn) Moeldoko Kunjungi Lingga | 19:46 WIB - Sekda Inhil Pimpin Upacara Bendera Peringati Harkitnas Ke - 110 Tahun 2018
Kampar / Setetes Darah Sejuta Harapan

Setetes Darah Sejuta Harapan

Kampar - - Sabtu, 10/02/2018 - 17:57:15 WIB


 
(Kampar- Riau global)
Bangkinang - Tekadang kita baru sadar disaat kita butuh darah dan darah itu bisa dibeli tetapi darah itu tidak ada, disaat itupula kita mencari orang untuk bisa donorkan darahnya serta disaat itu pula kita berpikir bahwa Setetes Darah adalah Sejuta Harapan.

Hal tersebut ditegaskan oleh ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kampar Drs Yusri,M,Si pada acara senem sehat dan donor darah di Kantor Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang, sabtu pagi (10/2/18).

Dalam sambutannya Yusri menjelaskan, bahwa di Kantor PMI Kampar sendiri saat ini permintaan darah oleh masyarakat setiap bulan lebih kurang 250 sampai 300 kantong darah. Dengan demikian PMI Kampar mesti menyediakan lebih kurang 300 kantong darah perbulannya.

Yusri yang juga selaku Sekda Kampar tersebut semenjak dipercaya menjadi ketua PMI Kampar, beliau bertekat akan terus mengalakkan kegiatan donor darah. Karena berbicara darah orang pasti langsung berpikir kepada PMI.

Dengan demikian selagi tidak ada kegiatan kedinasan, walaupun dihari libur, tanggal merah atau ada acara keluargapun, saya akan tetap sempatkan untuk turun kedaerah apabila kegiatan donor darah apalagi penyelenggaranya PMI Kampar.”terang Yusri”.

Pada acara donor darah yang dilaksanakan PMI Kampar di Desa Pulau Lawas sendiri, “Setetes darah sejuta harapan” menjadi nyata. Dimana kditemukan langsung ada warga masyarakat yang wajib mendapatkan 10 kantong darah setiap bulan.

Nursia seorang ibu rumah tangga warga Pulau Lawas yang berusia 42 tahun tersebut mesti harus mendapatkan 10 kantong darah untuk memenhui kebutuhan dua orang anaknya.

Dua orang anaknya yang membutuhkan darah bergolongan AB atas nama  Fadillah Bilzikra umur 16 tahun dan Mutsi Almubarok usia 12 tahun yang terkena penyakit “Thalasemia”, dimana penyakit inimerupakan penyakit yang berkaitan dengan kelainan pada darah manusia.untuk itu dua beradik tersebut menjadi ketergantungan tambahan darah.

Terkait hal tersebut, Yusti mengatakan bahwa Nursiah akan dijadikan langganan untuk membuthkan darah di PMI Kampar, sebaliknya Yusri juga berharap pendonor darah untuk menjadi pendonor tetap di PMI Kampar.”ungkap Yusri (Ar)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(187) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved