">
Jum'at, 27 April 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

14:07 WIB - Limbah PKS PT PCR Cemari Sungai Rangau | 14:07 WIB - Sukiman Pmpin Partai Gerindra Rohul | 14:07 WIB - Kapolri Jenderal Pol Prof. M. Tito Karnavian, Ph.D dan Ketua MUI Melaksanakan Kunker Ke BABEL | 14:07 WIB - Asisten Pemerintahan Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Pendidikan | 14:07 WIB - Sekda (Wan Siswandi) : Promosi Pariwisata Dengan "Tour de Natuna" | 14:07 WIB - Alias Wello Resmi Mendaftar Calon DPD RI

Dikritik Tentang Pelayanan , Kapolsek Mandau Malah Berpolemik dengan Media
Elidanetti " Kapolsek Bukan Pejabat Tapi Pelayanan Masyarakat "

- - , // - WIB
DURI (Riau Global.com)- Pasca somasi terkait layanan Polsek Mandau dilayangkan sejumlah wartawan media cetak dan online ke panit 1 Polsek Mandau, suasana kemitraan dengan Polsek Mandau sudah tak lagi berjalan baik. Kapolsek yang biasanya berkomunikasi baik dengan  wartawan itu, tiba-tiba menutup pintu komunikasi. Konfirmasi wartawan yang medianya masuk dalam daftar somasi tak ditanggapi sama sekali. Malah ada nomor wartawan yang diblokir. 

Seperti diungkapkan  Susi Yanti wartawan Riaulantang.com, Senin (16/04/18). Menurutnya pasca somasi itu, Kapolsek Mandau tak pernah lagi memberikan keterangan terkait berita yang dikonfirmasi, baik via sambungan seluler, SMS dan pesan Whatshap.  Malah kapolsek sempat memblokir pesan WA yang disampaikan.

"Kita bekerja sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. Kita tetap sampaikan konfirmasi, agar berita berimbang ditanggapi atau tidak itu kita kembalikan ke narasumber. Tapi jangan dikatakan kita menyajikan berita hoaks. Berita kita jelas narasumbernya. Kapolsek sendiri yang tak mau memberikan keterangannya ," jelas Susi.

Hal sama di sampaikan Hendra wartawan Riauterkini.com yang juga sudah berulang kali menyampaikan konfirmasi tapi tak ditanggapi. Malah nomornya di blok. 

Hal ini bukan saja terjadi kepada rekan Susi dan Hendra,wartawan riau global.com Iwan Gunawan juga mendapat perlakuan sama.

"Kita sangat sayangkan sikap Kapolsek yang seperti berpolemik dengan media. Konfirmasi kita tak di jawab, malah mengklarifikasi dengan media lain yang tak masuk dalam somasi.  Ada apa ini pak Kapolsek!, Apa mau membuat block-block  dengan media.

Terkait polemik sejumlah wartawan di Duri dengan Kapolsek Mandau Elidanetti, SH MH selaku kuasa hukum wartawan yang tergabung dalam PWI di Duri ini angkat bicara. Pihaknya juga mengaku gerah dengan stattemen kapolsek Mandau di media yang tak masuk dalam somasi yang menyebut agar masyarakat tidak mencari informasi ke pihak-pihak yang tidak berkompeten.

"Kapolsek itu bukan pejabat tapi pelayanan masyarakat. Layanan masyarakat dengan baik. Kalau kemudian dikritik melalui somasi oleh wartawan harusnya ditanggapi dan bukannya membuat polemik. Kalau tak mau memberi ruang untuk konfirmasi dengan wartawan, bisa dikenakan UU keterbukaan informasi publik," jelasnya.

Terkait polemik wartawan dan Kapolsek Mandau yang bergulir ini, Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto, Sik ketika dikonfirmasi awak media menyampaikan permintaan maaf karena masih ada rangkaian kegiatan di Rohul.

"Saya mohon maaf, masih di Rohul untuk rangkaian kegiatan penyambutan Kapolres Rohul yang baru. Nanti saya cek dan pelajari dulu. Terima kasih," ujar Kapolres.(iwan)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(89) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved