Selasa, 22 Mei 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

19:46 WIB - Awali Minggu Pertama Ramadhan, Tim JB Buka Bersama Petugas Kebersihan | 19:46 WIB - AKBP Kaswandi Irwan Pimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Yang ke-110 | 19:46 WIB - Dapat Bantuan 2 Unit Mini Bus | 19:46 WIB - Terlibat Narkoba , Warga Suriname Dan Wonosobo Dibekuk Satnarkoba Polres Bengkalis | 19:46 WIB - Jendral TNI (Purn) Moeldoko Kunjungi Lingga | 19:46 WIB - Sekda Inhil Pimpin Upacara Bendera Peringati Harkitnas Ke - 110 Tahun 2018
ADVERTORIAL / Pemkab Kampar Tingkatkan Industri di Kabupaten Kampar

Pemkab Kampar Tingkatkan Industri di Kabupaten Kampar

ADVERTORIAL - - Selasa, 15/05/2018 - 22:01:10 WIB
Foto Riau Elfisindo.


Kampar, (RiauGlobal.com)
Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen bergerak cepat  untuk mewujudkan Kawasan Industri Kampar yang akan dibangun di Kabupaten Kampar. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menggesa terwujudnya kawasan Industri Kabupaten Kampar tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa potensi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Kampar sangat menjanjikan. Potensi ini yang akan dimaksimalkan dalam pengelolaannya oleh Bupati dan Wakil Bupati Kampar yang baru, H Aziz Zainal SH MH dan Wakilnya Catur Sugeng Susanto SH.

Bupati Kampar Azis Zaenal  membeberkan baru - baru ini tentang pengembangan  Kawasan Industri Kampar. Dalam paparannya  Bupati menyampaikan berbagai keunggulan yang dimiliki Kabupaten Kampar  untuk berinvestasi di Kabupaten Kampar terutama ditinjau dari segi geografis.


Dari segi geografis, Kabupaten Kampar merupakan satelit Kota Pekanbaru dimana  75 % mengelilingi Kota Pekanbaru, dilewati Tol Pekanbaru-Padang,  berdekatan dengan tol Pekanbaru-Dumai (trans Sumatera), bebas gempa dan tujuan investasi terbesar di Sumatera.

Disampaikan Bupati bahwa  untuk  mewujudkan  Kawasan Industri Kampar ini semua pihak harus bergerak cepat,"beber Bupati Kampar.

Kemudian menurut Bupati agar  suatu daerah cepat berkembang maka  daerah tersebut harus membuka  diri. “Kita harus membuka diri terhadap investasi. Industri mutlak sudah harus kita mulai. Kita  harus bisa mengajak swasta untuk bisa bekerja sama, kita layani mereka dengan baik sehingga mereka mau menanamkan investasinya di Kampar,” terang Bupati.

Bupati Kampar Genjot Perkembangan Industri UKM di Kabupaten Kampar.

Foto Riau Elfisindo.
 Bupati Kampar melihat langsung lahan pengolahan hasil perikanan yang ada di Kampar di Desa Koto Panjang Kecamatan Kampar.

Berbagai kegiatan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Kampar menggeliat. Berbagai jenis kuliner khas Kampar, barang-barang kerajinan, pertanian, perikanan, peternakan, hingga pengrajin pandai besi dan lainnya, didorong kemajuannya. Hal itu bertujuan agar adanya peningkatan perekonomian masyarakat.

Sejumlah kegiatan regional rutin yang diselenggarakan untuk mempromosikan berbagai produk unggulan dan potensi lokal Kabupaten Kampar diharapkan dapat menciptakan peluang investasi. Serta mampu menjadi wahana bagi pengusaha skala mikro, kecil, menengah dan besar, menciptakan peluang pasar regional, nasional bahkan internasional.

Seiring dengan bertambahnya infrastruktur strategis pada tahun mendatang, diprediksi pertumbuhan ekonomi di kampar akan terus meningkat. Menciptakan varian usaha baru dan membuka peluang perluasan pasar hasil industri UMKM.

Masyarakat Desa Penyasawan Kelola Ikan Patin Salai sebagai Industri Rumah Tangga.
Kabupaten Kampar telah dikenal sebagai penghasil ikan air tawar di Riau yang berkontribusi hingga  70 persen dari total produksi ikan air tawar. Salah satu ikan andalan dari Kampar adalah jenis ikan patin. Berbagai produk olahan dari ikan patin juga kini terus berkembang di Kabupaten Kampar, salah satu adalah usaha pengasapan ikan atau sering disebut salai ikan patin. Potensi pasar salai ikan patin ini sangat menjanjikan. Namun Pemerintah Kabupaten Kampar diminta untuk terus mendorong berkembangnya budidaya ikan patin, salah satu membantu petani mendapatkan pakan ikan yang lebih murah dan memberikan bantuan kepada Industri rumah tangga pengasapan ikan patin salai.

Foto Riau Elfisindo.
Usaha Pengasapan Ikan Salai Patin Cap Kertas milik Zul Brother's di Desa Penyasawan

Salah satu Desa seperti Desa Penyasawan Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar-Riau, juga
dikenal sebagai daerah penghasil pengasapan ikan patin.

Foto Riau Elfisindo.

Hasil olahan Industri pengasapan Ikan salai  di Desa Penyasawan

Untuk sementara ini pengakuan pihak pengelolah pengasapan ikan di Desa Penyasawan bahwa Ikan patin hidup bersumber dari kolam-kolam warga yang ada di Kabupaten Kampar bahkan kalau tidak mencukupi kami mengambil dari luar daerah Kabupaten Kampar,"ungkap Zul Brother's yang biasa disapa.

Foto Riau Elfisindo.
Tampak saat Produksi pengerjaan pengasapan ikan Patin di Desa Penyasawan.

Lebih lanjut dijelaskannya," untuk saat dalam sehari kami memproduksi pengasapan ikan salai sebanyak lebih kurang 2 Ton/hari, dan hasil ini kami jual ke berbagai daerah seperti Kota Medan,  Aceh, Teluk Kuantan, Tanjung Pinang dan Tembilahan,"bebernya.

Kemudian kedepannya kita berharap agar Pemerintah Kabupaten Kampar selalu membina dan memberikan bantuan agar usaha ini semakin berkembang kedepannya, karena kembangnya usaha pengasapan ikan ini juga berdampak ke peningkatan ekonomi karena bisa merekrut tenaga kerja tempatan,"ujarnya.

PKBM Mutiara Kampar Ikut kembangkan Industri Kerajinan Tangan.


Foto Riau Elfisindo.
Kunjungan Pemkab Kampar beserta FPKPM Indonesia di PKBM Mutiara Kampar Desa Sawah Kecamatan Kampar.

Sementara disisi lain pihak Desa memproduksi pengasapan Ikan patin, justru PKBM Mutiara Kampar berperan aktif dalam mengembangkan industri rumah tangga kerajinan tangan dari bahan limbah rumahan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi di daerah dan partisipasi dalam memberdayakan kaum perempuan dan anak - anak putus sekolah.

Berbagai macam kerajinan tangan bisa dilihat di PKBM Mutiara Kampar, dari limbah rumahan, dan bernilai ekonomis tinggi.

Pembina PKBM Mutiara Kampar H. Mukhtar kepada awak media mengatakan," PKBM Mutiara Kampar ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dan juga sebagai kepedulian kepada kaum perempuan  juga membackup anak - anak putus sekolah untuk dilatih mengelolah hasil industri kerajinan tangan, dan ini sejalan dengan program Bupati Kampar.

"Kita dapat memperjuangkan kaum perempuan dan anak - anak putus sekolah agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat"tutur Mukhtar.

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(159) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved