Senin, 22 Oktober 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

11:09 WIB - PT. RAPP Latih 43 Orang Petani Pulau Padang Untuk Budidaya Nanas | 11:09 WIB - Sekolah Induk Klaster SD N 14 Teluk Mesjid Melaksanakan (IN 2) Pendampingan Pelaksanaan K 13 | 11:09 WIB - DR.H. Nurdin Basirun, S Sos, M Si Kunjungi Masyarakat NTT Kampung Cunting Tanjung Uncang | 11:09 WIB - Secara Aklamasi,H. Firdaus ST. MT Terpilih Sebagai KETUM Wushu Riau | 11:09 WIB - Plt Bupati Mengajak Masyarakat Mengenang Sejarah Panjang Perjalanan Terbentuknya Labuhanbatu. | 11:09 WIB - Plt Bupati Labuhanbatu Terima Buku Hasil Putra Daerah.
Bengkalis / PN Bengkalis Vonis Bebas Nur Azmi Dan Ajudannya

Nur Azmi dinyatakan tak bersalah
PN Bengkalis Vonis Bebas Nur Azmi Dan Ajudannya

Bengkalis - - Sabtu, 09/06/2018 - 13:33:37 WIB
Bengkalis (RG) - Rasa haru dan bahagia menyelimuti hati terdakwa money politics (politik uang) Nur Azmi Hasyim dan ajudanya Adi Purnawan Mereka divonis tidak bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Hakim Dr. Sutarno SH dan didampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata SH, dan Mohd. Rizky SH didepan majelis hakim, jumat (08/06/2018)

Putusan bebas terhadap terdakwa Nur Azmi Hasyim dan ajudanya Adi Purnawan dibenarkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) kejaksaan Negeri Bengkalis, Iwan Roy Charles “Iya betul Hakim Majelis Pengadilan Negeri Bengkalis, telah mengeluarkan putusannya, dan saudara Terdakwah Nur Azmi Hasyim, telah dinyatakan bebas dari tuduhan yang disangkakan. Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Tadi sekitar pukul 16.10 Wib". Terangnya. 

Sebelumnya Kasus ini mendudukkan terdakwa Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan dalam Kasus dugaan money politic berupa pembagian amplop yang berisi uang Rp50 ribu di desa parit kebumen rupat,  Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam Agenda Sidang Tuntutan sebelumnya menuntut terdakwa berupa kurungan penjara selama 42 Bulan dan Denda sebesar Rp 200 juta atau subsider 1 bulan penjara, bahwa terdakwa telah melakukan politik uang saat melakukan Reses di Desa Parit Kebumen, Kecamatan Rupat, dengan memberikan uang kepada masyarakat bersamaan pemberian berupa kaos warna biru bergambar Nur Azmi Hasyim dan Cagubri Firdaus beberapa waktu lalu.

Namun Majelis Hakim mengemukakan, pasal yang dijerat yaitu Pasal 187a ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 terhadap kedua tersangka sudah kadaluarsa atau melampaui limitasi waktu sehingga majelis hakim menyatakan gugur dan melepaskan Nur Azmi Hasyim dan ajudannya. (ilh)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(345) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved