Minggu, 23 09 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

16:18 WIB - Gebyar Peringatan HUT Satlantas Bhayangkara ke-63. | 16:18 WIB - P2TP2A Labuhanbatu Siap Berikan Pelayanan Informasi Perlindungan Perempuan dan Anak. | 16:18 WIB - PT. CBA Diduga Bangkrut, Rp. 2,6 M Dana Bumdes Kota Baru Terancam Lesap | 16:18 WIB - Hadiri Pelantikan DPC ASKI, Ini Permintaan Plt Bupati Labuhanbatu. | 16:18 WIB - Camat Sungai Apit Tinjau Pos UKK Sehat Bertuah Di Kampung Bunsur | 16:18 WIB - Coffe morning,Plt Bupati Labuhanbatu: "Labuhanbatu Terbuka dan Transparan"
Natuna / Kepala BKN Tegaskan : Tidak Ada Titip Menitip Lewat Pejabat.

Penerimaan CPNS
Kepala BKN Tegaskan : Tidak Ada Titip Menitip Lewat Pejabat.

Natuna - - Kamis, 05/07/2018 - 19:38:30 WIB
Riau Global - Natuna, Kepala Badan Kepegawaian Negara (Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS) didampingi Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru (Andrayati) menghadiri acara Penyerahan Nota Pertimbangan Teknis Kenaikan Pangkat, SK Pensiun Pegawai Negeri Sipil Provinsi, Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau, Kamis pagi (5/7) di Gedung Sri Serindit Ranai.

Disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna Wan Siswandi S.Sos, M.Si, acara dihadiri oleh para Pimpinan OPD , para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Sebelum membuka acara secara resmi, Sekda Wan Siswandi menyampaikan untuk Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, diharapkan lebih mengutamakan putra daerah.

“Kami berharap, jika ada tes tolong perhatikan putra daerah. Bukan orang luar. Sebab jika bukan anak daerah yang ditempatkan terutama di kecamatan terluar seperti Pulau Laut, maka persoalan lain akan muncul. Rata-rata para tenaga medis dan guru yang bertugas di pulau terluar tidak betah dan minta pindah," ucap Sekda.

Sambung Siswandi, saat ini Natuna butuh tenaga Dokter dan Guru untuk ditempatkan dikecamatan terdepan seperti, Kecamatan Pulau Laut, Subi, Serasan dan Midai.
“Kami berharap persoalan ini menjadi perhatian oleh Pemerintah Pusat melalui Kepala BKN. Kerena pengalaman yang sudah-sudah, rata-rata mereka yang ditugaskan di daerah terluar pilih pindah bahkan pilih mundur dari pegawai karena tidak sanggup menjalankan tugas di pulau-pulau terluar,” ujar Sekda.

Sementara Kepala BKN Bima Haria Wibisana, menyampaikan bahwa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus disesuaikan dengan kebutuhan dan bidangnya masing-masing.

"Boleh saja putra daerah diperhatikan dan dimudahkan dalam penerimaan CPNS, namun harus sesuai bidang mereka. Seperti kasus di Papua, mereka ingin guru yang berasal dari daerahnya, namun ternyata tidak ada guru khusus yang membidangi satu pelajaran tertentu. Misalnya khusus guru matematika, fisika, biologi, geografi dan lain sebagainya, namun adanya hanya guru umum.

Bima menegaskan, saat ini dalam rangka penerimaan CPNS, Pemerintah tidak ingin ada kata titip menitip saudara, sahabat dan kenalan. Namun akan dites sesuai dengan kemampuan para pendaftar CPNS masing-masing.

“Sekarang tidak ada lagi kata titip menitip lewat pejabat. Jangankan pejabat setingkat daerah, Kahiyang Ayu yang merupakan anak Presiden Jokowi saja, tidak lulus tes CPNS,” tegas Bima.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala BKN Bima Haria dan Kepala Kantor Regional Pekanbaru Andrayati, tentang tugas dan tanggungjawab PNS.


Laporan : Eben S
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(831) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved