Minggu, 23 09 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

16:18 WIB - Gebyar Peringatan HUT Satlantas Bhayangkara ke-63. | 16:18 WIB - P2TP2A Labuhanbatu Siap Berikan Pelayanan Informasi Perlindungan Perempuan dan Anak. | 16:18 WIB - PT. CBA Diduga Bangkrut, Rp. 2,6 M Dana Bumdes Kota Baru Terancam Lesap | 16:18 WIB - Hadiri Pelantikan DPC ASKI, Ini Permintaan Plt Bupati Labuhanbatu. | 16:18 WIB - Camat Sungai Apit Tinjau Pos UKK Sehat Bertuah Di Kampung Bunsur | 16:18 WIB - Coffe morning,Plt Bupati Labuhanbatu: "Labuhanbatu Terbuka dan Transparan"
Kepri / KaDisdik Kepri Ancam Copot Kepsek Nakal

Penerimaan Peserta Didik Baru 2018
KaDisdik Kepri Ancam Copot Kepsek Nakal

Kepri - - Rabu, 11/07/2018 - 14:18:27 WIB
Riau Global - Kepri, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD, SMP, SMA/SMK/MA dan SLB di kepri Sudah berjalan beberapa hari belakangan ini, Untuk Tahun Ajaran 2018

Hingga Saat ini, KaDisdik kepri yang baru (Muhammad Dali) menemukan beberapa keluhan yg mencolok. Keluhan-keluhan tersebut tengah Disikapi oleh kepala disidik kepri.
"Sejauh ini, ada beberapa keluhan orang tua. Salah Satu yg mencolok adalah anak yang nilai SMP tinggi tidak lulus, sedangkan anak yang nilainya Rendah justru lulus," Ungkap Dali kepada awak media, Selasa (10/7)

Dali Bersama tim sedang melacak praktek tersebut pada sekolah-sekolah di kepri, Jika di temukan penyimpangan praktek yang menyalahi peraturan di sekolah maka dia tidak segan-segan mengambil sikap tegas terhadap oknum kepala sekolah tersebut, Tindakan tegas ini sudah di konsultasikan kepada Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun.

Muhammad Dali menambahkan,
"kalau ada sekolah-sekolah yang bermain, langsung Saya pecat. Saya tidak main-main. Pak Gubernur sudah tegaskan itu. Karena kita sedang dipantau ombudsman dan KPK", kata mantan kabid SMK di Disdik Kepri ini.

Keluhan tersebut muncul di tengah kekurangan ruang kelas atau ruang lokal di sejumlah Sekolah untuk menampung peserta didik baru.
Sebab, peserta Didik baru yang mendaftar tidak sebanding dengan daya tampung ruang kelas yang ada.

Dali menyebutkan beberapa sekolah di Batam dan Tanjungpinang di kategorikan masuk garis merah karena banyak peserta didik baru yang mendaftar tidak sebanding dengan jumlah ruang kelas. Misalnya, SMAN 1, SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 8 di Batam serta SMAN 1 dan SMAN 2 di Tanjungpinang.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri (Muhammad Dali) menjelaskan, Mascot PPDB Online (DIKBUD)
"Pak Gubernur sudah berikan arahan untuk menambah lokal tetapi sesuai Permendikbud", jelas Dali.


Laporan : Tanjung dan Korwil Kepri
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(197) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved