Selasa, 21 08 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

11:30 WIB - Pembangunan Drainase Di Jalan Sultan Syarif Kasim Sesuai Dengan RAB | 11:30 WIB - Bupati Kampar Serahkan 32 Hewan Qurban | 11:30 WIB - Awasi Dan Laporkan Money Politics Pemilu 2019 | 11:30 WIB - Coetra Nadika SH Menerima Best Of The Best Award 2018 | 11:30 WIB - Sang Saka Merah Putih Tidak Berkibar Di DPRD Inhil | 11:30 WIB - Wakil Bupati Pimpin Upacara HUT RI Ke-73
Inhil / Kelapa Gading Bikin Kecewa Bupati Inhil,Pengelolaannya Salah Kaprah

Pusat Kuliner Kelapa Gading
Kelapa Gading Bikin Kecewa Bupati Inhil,Pengelolaannya Salah Kaprah

Inhil - - Senin, 06/08/2018 - 14:53:59 WIB
Tembilahan,Riauglobal.com
Bupati Kabupaten Inhil terpilih periode 2018 - 2023, H Muhammad Wardan mengungkapkan kekecewaannya terhadap kekeliruan pengelolaan pusat kuliner 'Kelapa Gading' Tembilahan.

Menurutnya, bangunan yang seyogyanya dijadikan sebagai lokasi berkumpulnya keluarga, kini telah beralih fungsi menjadi seperti tempat hiburan malam. Bagaimana tidak, HM Wardan menilai banyak terdapat ketidaksesuaian yang terjadi dalam operasional lokasi yang dibangun menggunakan dana CSR tersebut.

"Sudah menjadi rahasia umum, silahkan dicek. Seharusnya jam 12 malam ditutup, tapi tidak. Seharusnya terang - benderang, tapi nyatanya gelap gulita," ungkap HM Wardan saat memberikan sambutan dalam gelaran syukuran terpilihnya pasangan Wardan - SU di kediaman salah seorang tokoh masyarakat Tembilahan, H Alwi, Jum'at (3/8/2018) malam.

HM Wardan menuturkan, pelaksanaan pembangunan pusat kuliner 'Kelapa Gading' bukan merupakan suatu hal yang mudah. Dalam prosesnya, Dia mengaku harus mendatangi beberapa perusahaan guna meminta kontribusi demi tercapainya pembangunan lokasi yang semestinya menjadi kebanggaan warga itu.

Banyaknya ketidaksesuaian dari tujuan dan kesepakatan awal pembangunan pusat kuliner 'Kelapa Gading', diakui HM Wardan membuat Dirinya gerah. Dia berniat untuk mengubah citra negatif yang lahir dari kekeliruan pengelolaan destinasi kuliner masyarakat tersebut.


Untuk itu, HM Wardan mengajak segenap perangkat kawasan setempat, mulai dari Ketua RT, Ketua RW, Lurah dan Camat serta instansi terkait untuk memperbaiki kekeliruan yang terjadi itu, mengembalikan 'Kelapa Gading' sebagai pusat kuliner keluarga.

"Hendaknya kita harus bersama menggapai motto Tembilahan sebagai Kota Ibadah seperti sediakala. Kalau ada kegiatan maksiat harus dibasmi. Periode pertama mungkin Saya belum maksimal, tapi ini sudah tidak bisa lagi," tukasnya disambut tepuk tangan para undangan. (Diskominfops)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(131) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved