Rabu, 21 November 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

11:35 WIB - Bupati Natuna : Tingkatkan Kualitas Dan Produktifitas Hidup Melalui Kesehatan | 11:35 WIB - H. Abdul Hamid Rizal : Mengingat Perjuangan Nabi Muhammad SAW | 11:35 WIB - Sofyan : Kembangkan Kreasi dan Inovasi untuk berkiprah dalam membangun Kabupaten Bengkalis | 11:35 WIB - Ketua FPI Bangga Sosok AKBP Edy Sumardi,Selamat Bertugas di Polda Banten | 11:35 WIB - PT Ivomas Tunggal Bantu 100 Sak Semen Untuk Koramil 11/PWK Kandis | 11:35 WIB - Tiga Puskesmas di Pasbar Terima Tiga Unit Ambulance Dari Pemkab Setempat
ADVERTORIAL / Pemkab Kampar Kembangkan Ekonomio Masyarakat Melalui Investor

Pemkab Kampar Kembangkan Ekonomio Masyarakat Melalui Investor

ADVERTORIAL - - Selasa, 14/08/2018 - 17:14:50 WIB
Kampar, (RiauGlobal)
Pemerintah Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinan Bupati Kampar H Azis Zaenal,SH,MM dan Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto,SH saat ini terus mengalakkan dan berupaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat
Image result for logo Bupati Kampar
Berbagai program dan kegiatan dilaksanakan demi terwujudnya hal tersebut. Salah satu program Pemerintahan Kabupaten Kampar dalam rangka meningkatkan Ekonomi Masyarakat adalah dengan cara meningkatkan bidang Investasi.

Karena menurut areal dan tata letak Kabupaten Kampar merupakan lokasi terbaik dalam melaksanakan Program Investasi terutama dari sektor Kehutanan dan Perkebunan. Kabupaten Kampar merupakan daerah yang unik karena berlakunya hukum adat. Dalam hal permasalahan agraria pertanahan, maka disini berlaku juga pengelolaan dan aturan tanah ulayat. Sebagian besar penduduk (67.22%) Kampar masih bekerja di sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan.

 Artinya, sektor kehutanan masih menjadi salah satu bidang yang bisa dikembangkan untuk menarik investor serta memperbaiki perekonomian di Kabupaten Kampar.

Dan juga secara umum Kabupaten Kampar beriklim tropis dengan suhu udara rata - rata 22`cc-33`cc, kelembaban nisbi rata -rata 78-94%, serta curah hujan rata-rata 283 mili meter pertahun, dengan kondisi lahan tanah yang relatif subur.

Kabupaten Kampar seluas 1.128.898 Ha,10.679 Ha (0.95) juga merupakan tanah sawah, 401.246 Ha(35,54%) lahan perkebunan dan 65.927 Ha (5,84%) hutan.

Keterangan Foto : Kunjungan Pihak Kecamatan Ke Lokasi Hutan Larangan Adat di Desa Rumbio.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar Ir.H.Bustan MM baru - baru ini juga menjelaskan," bahwa sebagian besar potensi wilayah Kabupaten Kampar di pungsikan untuk pengembangan sektor perkebunan,"jelasnya.

Juga Bustan menjelaskan bahwa luas perkebunan yang ada di Kabupaten Kampar berdasarkan data Perkebunan Tahun 2015, seluas 509.804 Ha dengan jenis perkebunan yang terluas adalah Kelapa Sawit seluas 400.540 Ha (78,57%), dan Karet seluas 102.313 Ha (20.07%) selebihnya perkebunan Kelapa, Gambir, Pinang dan Kakao,"bebernya.

Image result for perkebunan karet warga
Keterangan Foto : Perkebunan Karet milik warga

Perkebunan Karet Usaha Menggiurkan.


Sesuai dengan alam dan kesuburan daerah Kabupaten Kampar adalah lokasi yang paling bagus dan cocok untuk mengembangkan Perkebunan karet. Perkebunan karet yang selama ini digeluti oleh masyarakat terbukti cukup berpengaruh besar dalam hal peningkatan ekonomi. Hanya saja teknis dan acount yang harus dikembangkan oleh pemerintah Kabupaten Kampar untuk bagaimana perkebunan karet diwilayah Kabupaten Kampar lebih maju dan diminati oleh para Investor luar.

Darwis (LK 50) warga Kecamatan Kampar Utara adalah salah satu Petani Pekebun Karet. Saat ini ia telah memiliki kebun karet dengan luas sekitar satu hektar.

Sebelumnya pria ini hanya mengeluti usaha dagang karena menurutnya perkebunan karet sangat menjanjikan maka Darwis mencoba untuk mengeluti. Sejak empat tahun terakhir ia beralih menanam karet.

Image result for Kepala dinas perkebunan Kampar
Keterangan Foto : Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar Ir. H Bustan MM.

Menurut Darwis, berkebun karet lebih mudah bila dibandingkan dengan berkebun yang lain. Selain itu biaya perawatan kebun karet juga jauh lebih rendah. Karet juga mempunyai masa panen sepanjang tahun,"ungkapnya kepada media ini pada Selasa (7/8/2018).

Juga dikatakan Darwis, berkebun karet merupakan sebuah investasi untuk masa depan. Karena kebun ini baru bisa dinikmati hasilnya setelah empat tahun. Namun setelah pohon karet bisa disadap pertama kali, masa panen karet sepanjang tahun. Sehingga hasilnya bisa untuk menyokong kebutuhan petani,"ujarnya.

Keterangan Foto : Hasil karet yang disadap warga.
Kedepannya kita berharap agar Pemerintah Kabupaten Kampar agar memberikan Perhatian khusus buat Petani Kebun Karet karena sekarang kondisi lahan kebanyakan kebun karet yang sudah usia tua,"harapnya.

https://farm4.staticflickr.com/3870/14604301307_6612f8cb32_b.jpg

Perkebunan Kelapa Sawit Tak Kalah Mengiurkan Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat.

Keterangan Foto : Salah satu kebun kelapa sawit milik warga Desa Aur Sati Kecamatan Tambang.

Potensi usaha investasi sawit di Indonesia khususnya wilayah Kabupaten Kampar nampaknya semakin menjanjikan. Produk CPO (Crude Palm Oil) dan turunannya begitu diminati baik untuk untuk kebutuhan dalam Negeri maupun luar Negeri.

Erwin salah satu Petani Sawit menilai investasi berkebun sawit masih memiliki prospek yang cerah. Kendati demikian pandangan Khusus dari Pemkab Kampar juga salah satu faktor untuk meningkatkan kesejahteraan Petani Sawit tersebut.



Keterangan Foto : Suasana Perkebunan Kelapa Sawit milik Warga.

Bupati Kampar Azis Zaenal baru - baru ini juga menjelaskan bahwa, Kabupaten Kampar memiliki potensi peluang investasi yang luar biasa. Ada dua hal yang menarik untuk investasi  yakni di bidang Pariwisata dan Industri. Kampar merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Riau dengan luas wilayah lebih kurang 11 ribu KM persegi serta dengan jumlah penduduk yang tercatat lebih kurang 800 ribu.

Kabupaten Kampar memiliki kebun Kelapa Sawit terluas di Provinsi Riau. Dimana di Kabupaten Kampar pada tahun 2013 saja sudah memiliki perkebunan Kelapa Sawit mencapai lebih kurang 76,73 persen dan kebun karet lebih kurang 21,58 dari total lahan perkebunan 468.918 Ha.

“Dengan demikian dalam bidang perkebunan Kampar sangat berpotensi dan peluang bagi investor untuk menanamkan investasi di Kampar,” terang Azis.(adv/Diskoimfo/Ar)



Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(697) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved