Rabu, 21 November 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

11:35 WIB - Bupati Natuna : Tingkatkan Kualitas Dan Produktifitas Hidup Melalui Kesehatan | 11:35 WIB - H. Abdul Hamid Rizal : Mengingat Perjuangan Nabi Muhammad SAW | 11:35 WIB - Sofyan : Kembangkan Kreasi dan Inovasi untuk berkiprah dalam membangun Kabupaten Bengkalis | 11:35 WIB - Ketua FPI Bangga Sosok AKBP Edy Sumardi,Selamat Bertugas di Polda Banten | 11:35 WIB - PT Ivomas Tunggal Bantu 100 Sak Semen Untuk Koramil 11/PWK Kandis | 11:35 WIB - Tiga Puskesmas di Pasbar Terima Tiga Unit Ambulance Dari Pemkab Setempat
Lingga / Kasiman: Pekerjaan Belum Diaudit Oleh BPK dan Inspektorat Langsung Kasus

Sidang Korupsi Pengadaan Trans Laut Disdik Lingga
Kasiman: Pekerjaan Belum Diaudit Oleh BPK dan Inspektorat Langsung Kasus

Lingga - - Minggu, 09/09/2018 - 00:01:45 WIB
Riau Global - Lingga, Kasiman (55), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lingga dihadirkan sebagai saksi terdakwa Jefrizal oleh JPU dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (27/8/2018).

Kesaksiannya, tak lepas atas tugas dan tanggungjawabnya selaku Pengguna Anggaran (PA) di Dinas Pendidikan Lingga tahun anggaran 2017.

Dipersidangan, dia diminta menjelaskan pengetahuannya terkait seputar kegiatan pengadaan alat transportasi laut (pompong) Disdik Lingga sebanyak 6 unit dengan pagu anggaran Rp 540 juta.

"Yang menujuk KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) itu bupati. Kalau PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) yang menunjuk KPA yang mulia," kata Kasiman menjawab pertanyaan ketua Majelis Hakim Santonius Tambunan SH MH, didampingi anggota Hakim pengganti dan anggota hakim ADHOC Tipikor Yon Efri SH MH.

Terkait penetapan HPS (hasil perkiraan sendiri) senilai Rp 538 juta, kata Kasiman dilakukan oleh Zamruddin selaku KPA.
"Yang menentukan HPS, KPA yang mulia," ujar Kasiman menambahkan.

Saat ditanya apakah ada auditor yang datang ke Dinas Pendidikan untuk melakukan audit?

Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu menjelaskan bahwa auditor, yakni BPK dan Inpektorat melakukan audit setelah pekerjaan selesai.
"Dia (Inspektorat) baru sekarang datang. Karena auditor kita dari BPK dan Inspektorat, setelah pekerjaan selesai baru diaudit. Sementara pekerjaan ini belum diaudit lagi oleh Inspektorat dan BPK, langsung kasus," ungkap Kasiman saat memberikan kesaksian.

Dirinya juga mengakui bahwa dokumen pemenang lelang hingga saat ini belum diterimanya dari KPA. Hal itu dijelaskannya usai ditanya oleh kuasa hukum Jefrizal, yakni Muklis saat persidangan akan dilanjutkan pekan mendatang.


Laporan : (Sim)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(1042) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved