Selasa, 19 Februari 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

13:35 WIB - Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Bupati Inhil Kenang Masa 1 Tahun Silam | 13:35 WIB - Tingkatkan Pariwisata, Melirik Desa Sebagai Destinasi Wisata | 13:35 WIB - Yamaha Vixion Vs Truck Colt Disel Dijalinsu Km 112 Desa Semunai , Pengendara MD | 13:35 WIB - 4 Pelaku Curat Diamakan Tim Opsnal Polsek Pinggir | 13:35 WIB - Olimpiade ASOFS VII Digelar, Siswa Bimbel OEC Rantau Prapat Siap Bertanding. | 13:35 WIB - Asik Bermain Judi Qiu _Qiu , 2 Pelaku Dibekuk Buser Pinggir
Natuna / Ngesti Yuni Suprapti: Minat Masyarakat Natuna Menjadi Pendonor Sangat Minim.

PMI Kabupaten Natuna
Ngesti Yuni Suprapti: Minat Masyarakat Natuna Menjadi Pendonor Sangat Minim.

Natuna - - Rabu, 12/09/2018 - 17:02:02 WIB
Riau Global - Natuna, Kurangnya minat masyarakat mengikuti kegiatan donor darah, menjadi salah satu kendala utama PMI memenuhi target bulanan Stok Darah.

Hal ini disampaikan Ketua PMI Natuna Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA, sewaktu memaparkan capaian program PMI Tahun 2018, pada Selasa pagi (11/9/2018) di Markas PMI komplek Masjid Agung, Ranai, usai melaksanakan jogging bersama Palang Merah Remaja (PMR) di sekitaran komplek.

Selaku Ketua PMI Natuna dan juga sebagai Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni sangat menyayangkan kondisi ini.
"Minat masyarakat Natuna untuk mendonorkan darah masih sangat rendah, jadi stok darah PMI sedikit. Tidak memenuhi target setiap bulan", cetus Ngesti di hadapan para awak media.

Berdasarkan data dari RSUD, stok darah setiap bulan di kabupaten Natuna minimal 120 kantong. Sementara pendonor yang aktif, hanya 40 orang saja.

Selain itu, kurangnya sarana pengeloaan transfusi darah serta minimnya SDM dan relawan PMI menjadi catatan penting juga untuk pembenahan organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan ini.
"Sesuai Undang-undang kepalangmerahan, donor darah dan transfusi darah di kelola oleh PMI. Namun saat ini masih belum memiliki Unit Transfusi darah dan masih berkerja sama dengan RSUD Natuna", terang Ngesti.

Kedepannya, PMI akan melakukan beberapa langkah pembenahan. Seperti masalah kelangkaan stok darah, PMI akan berkoordinasi beberapa instansi dan setiap desa agar target bulanan stok darah bisa terpenuhi.
"PMI akan berkoordinasi dengan Lanud RSA, Lanal Ranai, Kodim 0318/Natuna, Polres Natuna, Desa Se-kabupaten Natuna. Kegiatan donor darah akan dilaksanakan rutin setiap bulannya. Semakin banyak pendonor aktif, stok darah pun semakin banyak. Jadi target bulanan kita bisa terpenuhi", ucap Ngesti dengan sikap optimis.

Lebih lanjut ngesti menjelaskan, upaya untuk meningkatkan SDM dan jumlah relawan menjadi fokus kegiatan PMI Tahun ini.
"Nanti, 3 orang relawan PMI Natuna, akan ikut serta mengikuti kegiatan "Temu Karya Relawan Nasional" tanggal 17-22 September 2018 di Purwakarta, Jawa Barat. Pembinaan dan pelatihan kepada PMR dan perekrutan relawan baru juga akan lebih ditingkatkan, karena ini memang fokus kegiatan kita tahun ini", pungkasnya.

Selain Kegiatan jogging, diskusi bersama PMR ini dilakukan untuk menyambut HUT PMI yang ke-73. Sebanyak 191 peserta yang terdiri dari anggota PMR dari tiap SMA/sederajat yang ada di Kecamatan Bunguran Timur, ikut meramaikan kegiatan tersebut.


Laporan : Eben S
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(698) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved