Sabtu, 16 Februari 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

07:58 WIB - Lurah Sungai Apit Susandi Lepas Pawai Ta'aruf STQ Ke - VII Kelurahan Sungai Apit | 07:58 WIB - Jadi Pembicara Rapat KOPEK, Bupati Inhil: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa | 07:58 WIB - "Nenek Zaman Now" Transaksi Narkoba Di Kantor Pengadilan | 07:58 WIB - Dandim 0314/ Inhil Gelar Aksi Bhakti Sosial Peduli Kasih | 07:58 WIB - Pemerintah Kecamatan RB Usulkan Pembangunan Kantor Camat Refresentatif | 07:58 WIB - PT. RAPP Menyerahkan Bantuan Al Qur'an Dan Yasin Ke SMAN 1 Sungai Apit
Ekonomi / Jalan Menuju Tiga Dusun di Desa Mandala Sena Butuh Perbaikan Infrastruktur

Jalan Menuju Tiga Dusun di Desa Mandala Sena Butuh Perbaikan Infrastruktur

Ekonomi - - Rabu, 26/09/2018 - 21:54:58 WIB
Labusel,(RiauGlobal)
Sejak berdiri di era tahun 70 an, jalan menuju Tiga dusun di desa mandala sena kecamatan silangkitang labusel yakni dusun Pulung rejo, Wonodadi dan Payamambang sama sekali belum pernah tersentuh pembangunan oleh pemerintah.baik dari kabupaten, kecamatan bahkan desa.

Janji janji kampanye mulai dari pileg hingga kepala desa kerap memberikan harapan, namun setelah duduk tidak ada satupun pejabat dewan, Kades bahkan Bupatinya mau memperhatikan kondisi jalan yang di pandang kurang layak di lewati.


Miris hati rasanya melihat kondisi seperti ini, bila kemarau abu bertebaran, bila hujan jangankan kendaraan, berjalan kaki pun susah, genangan air dan lumpur terlihat di sepanjang badan jalan.

Jika di perhatikan tiga dusun tersebut memiliki penghasilan ekonomi yang cukup siknifikan,perkebunan karet dan kelapa sawit menjadi penopang utama masyarakat sekitar, jadi tidak menutup kemungkinan daerah tersebut menjadi salah penyumbang Pajak (PBB) yang cukup besar di labusel.namun sayang hingga kini tidak sedikitpun perhatian pemerintah tertuju pada dusun tersebut, janji janji pejabat hanya tinggal janji.


S (45) mewakili puluhan warga tiga dusun tersebut saat di temui tim awak media di salah satu warung menceritakan kondisi yang memprihatinkan jika musim hujan tiba.

" Kasihan para guru dan anak anak yang hendak ke sekolah jika musim hujan bang.tidak jarang mereka harus jatuh terjerembab ke dalam lumpur jika melintasi jalan ini.

Pernah kami bertanya sama kades sejak dia menjabat di priode pertama, katanya tunggu tahun 2015, tiba tahun 2015 tunggu 2016, dan kini sampai 2018 gitu juga katanya tunggu anggaran 2018. Sementara 2018 uda mau habis.intinya kami kecewa karena janji lah bang, ucap S.


Turut menyampaikan aspirasinya W (40) dirinya berharap semoga pemerintah baik itu dari kabupaten .DPRD dan kades dapat mendengar keluhan masyarakatnya dan segera membangun kondisi jalan yang kian rusak.tutur W.


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(341) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved