Kamis, 13 Desember 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

19:06 WIB - SMA N 1 Sei Apit Study Banding Ke PT Arara Abadi | 19:06 WIB - Polresta Tangerang Bongkar Sindikat Bobol Mesin ATM Lintas Daerah | 19:06 WIB - Ibu-Ibu PKK Desa Keritang Sambut Hari Ibu Dengan Ajang Lomba Senam | 19:06 WIB - Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa Dari PT. RAPP | 19:06 WIB - Limbah Beracun PT Putra Keritang Sawit Cemari Sungai Mengkaseh | 19:06 WIB - Pemerintah Pusat Datangkan BIG
Bintan / APBD 2019 Sebesar Rp. 1,138 T

Pemerintah Kabupaten Bintan
APBD 2019 Sebesar Rp. 1,138 T

Bintan - - Rabu, 21/11/2018 - 10:25:19 WIB
Bupati Bintan (H. Apri Sujadi, S Sos), saat Proyeksikan APBD 2019 kepada Ketua DPRD Bintan (H. Nesar Ahmad)
TERKAIT:
Riau Global - Bintan, DPRD Bintan dan Pemkab Bintan telah Menyepakati APBD Bintan tahun 2019 Mencapai Rp. 1.138.707.872.734, di Gedung DPRD Bintan pada hari Senin (19/11/2018).

Namun dari besar angka tersebut akan Terjadi Defisit Anggaran Sebanyak 88.374.717.649.

Untuk menutupi defisit anggaran tersebut pemkab Bintan proyeksikan Sikap di APBD Tahun depan Sebesar Rp 90.374.717.649.

Bupati Bintan (H. Apri Sujadi, S Sos) Mengatakan, Dana APBD Bintan Tahun 2019 sebesar Rp. 1,138 triliun ini berasal dari belanja tidak langsung Sebesar Rp 561,57 miliar dan belanja langsung 577, 13 miliar.

Selain itu, pendapatan daerah 2019 di proyeksikan sebesar Rp 1,050 triliun lebih dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sebesar Rp 238, 75 miliar dan dana perimbangan mencapai Rp 693,87 miliar diikuti dengan pendapatan lain-lain yang sah mencapai Rp 116,70 miliar.
"Komposisi belanja daerah di perkirakan defisit sebanyak Rp.88, 374 miliar lebih. Bahkan ada Rencana investasi penyertaan modal untuk (BANK BPR) Bintan Rp 2miliar. Jadi di proyeksikan Sikap 2019 Mencapai Rp 90,374 miliar lebih" ujar Apri dalam Rapat paripurna Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2019 di gedung DPRD Bintan Senin (19/11/2018).

Proses Perencanaan penganggaran Semua ini, Apri akan mengunakan sistem E Planning dan E Budgeting dengan pengembangan Sistem Berbasis Website.

Apri Sujadi menjelaskan, Perlunya sinergitas Antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan aplikasi yang memudahkan akses informasi bagi semua pihak, Dalam penggunaan Anggaran di prioritaskan kepada 3 bidang. Diantaranya bidang pendidikan, kesehatan dan infrastuktur atau pembangunan.
"Pembobotan berupa saran dan masukan dari seluruh fraksi sangat penting dimana pemerintah Daerah akan terus melakukan evaluasi dalam setiap pembangunan daerah", Ucapnya.


Laporan : Herman
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(259) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved