Kamis, 13 Desember 2018 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

19:06 WIB - SMA N 1 Sei Apit Study Banding Ke PT Arara Abadi | 19:06 WIB - Polresta Tangerang Bongkar Sindikat Bobol Mesin ATM Lintas Daerah | 19:06 WIB - Ibu-Ibu PKK Desa Keritang Sambut Hari Ibu Dengan Ajang Lomba Senam | 19:06 WIB - Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa Dari PT. RAPP | 19:06 WIB - Limbah Beracun PT Putra Keritang Sawit Cemari Sungai Mengkaseh | 19:06 WIB - Pemerintah Pusat Datangkan BIG
Lingga / Kesungguhan Untuk Perubahan Ekonomi Masyarakat Tanpa Dukungan Pemkab Lingga

PT. Citra Sugi Aditya (CSA)
Kesungguhan Untuk Perubahan Ekonomi Masyarakat Tanpa Dukungan Pemkab Lingga

Lingga - - Minggu, 02/12/2018 - 13:08:57 WIB
Komisaris PT CSA dan Asisten Pemerintah Kab Lingga menghadiri sosialisasi/konsultasi AMDAl
TERKAIT:
Riau Global - Lingga, PT Citra Sugi Aditya beserta rombongan menggelar acara kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik, di Aula Hotel Winner, Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Jumat (30/11/2018).

Kegiatan itu dalam rangka studi AMDAL rencana usaha perkebunan dan pabrik pengolahan sawit serta pelabuhan.
"Kami melakukan kegiatan ini untuk menyampaikan kesungguhan berinvestasi di Kabupaten Lingga dengan melakukan tahapan - tahapan yang mengacu pada aturan yang berlaku, agar masyarakat serta pemerintah setempat tahu dan dapat memberikan dukungan positif nya terhadap PT CSA," ujar Toyo, Komisaris PT CSA.

Dengan kata lain, lanjut Toyo, kegiatan tersebut dapat memenuhi standard hukum dalam program PT CSA berinvestasi demi kemajuan ekonomi masyarakat dalam bidang perkebunan kelapa sawit.

Ia juga berharap masyarakat tidak perlu kuatir bahwa investasi yang akan dilakukan PT CSA tidak akan memanfaatkan potensi kayu hutan sedikitpun.
"Saudara semua nggak usah khawatir dengan tegakan kayu hutan tersebut. Jikalau saya mau kayu hutan, dari awal setelah perusahaan saya mendapatkan izin pelepasan kawasan, saya bisa saja mengurus izin IPK (Izin Pemanfaatan Kayu), namun saya tidak melakukan itu karena potensi kayu di daerah tersebut sudah di manfaatkan masyarakat sejak lama," ujar Toyo.

Adapun tahapan legalisasi yang sudah dilakukan PT CSA untuk perkebunan kelapa sawit, kata Toyo, ada beberapa tahap, yakni izin lokasi usaha perkebunan, izin pencadangan lahan, izin prinsip pelepasan kawasan dan izin pelepasan kawasan. Dan dukungan seperti sudah adanya peta bidang, panitia B dan pembayar lunas PBB.

Luas areal yang mandapatkan izin peruntukan perkebunan, disebutkan Toyo, sekitar 8.400 hekta. Dan luas areal izin pelepasan kawasan sekitar 9.600 Hektar.
"Hal itu akan selalu melibatkan masyarakat, peremerintah desa maupun pemerintah daerah untuk disosialisasikan," paparnya.

Untuk keberhasilan pendongkrak ekonomi masyarakat, perkebunan itu nantinya akan mendatangkan manfaat yang baik dari mengatasi kebutuhan ekonomi masyarakat.
"Mulai tahapan pembersihan areal, pembangunan pabrik, pembibitan, yang tentunya akan menampung tenaga kerja," papar Toyo memberikan pemahaman.

Untuk meyakinkan masyarakat atas investasi PT CSA, Toyo menyetujui saran baik yang di sampaikan dalam sosialisasi tersebut. Dan dalam sesi tanya jawab, agar lebih meyakinkan, Toyo meminta kepada masing-masing pihak masyarakat untuk mempersiapkan satu orang guna melihat contoh keberhasilan perkebunan sawit di Pekan Baru dan Medan.
"Tolong persiapkan 1 orang perwakilan masyarakat dari masing-masing desa berangkat ke Pekanbaru maupun Medan untuk melihat pembuktian perkebunan yang sudah kami jadikan contoh keberhasilan perkebunan Sawit," ujar Toyo.

Ironisnya, Pemerintah Kabupaten Lingga tidak mendukung apa yang akan dilakukan PT CSA untuk perubahan perekonomian masyarakat di daerah kabupaten Lingga, tanah Bunda Melayu.

Hal itu dibuktikan dengan sikap Pemerintah Kabupaten Lingga melalui kepala BLH Siswandi dan Asisten Pemerintahan Kab Lingga Rusli yang diundang dalam kegiatan tersebut.
"Saya datang kemari bersama rekan saya pak Siswandi menjalankan perintah Bupati Lingga untuk mengantarkan surat kepada PT CSA, dan bukan sebagai undangan. Segala sesuatunya adalah keputusan Bupati selain dari hal yang di atur oleh Pemerintah Provinsi," kata Rusli.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, tokoh-tokoh masyarakat, Ketua Ormas Gema Lingga, Zuhardi, Ketua KNPI Lingga Utara Mandala, Mantan Aktivis Senior Kab Lingga Aziz Martindaz dan sebagian aparatur dari 9 Desa, Serta masyarakat yang dalam perencanaan untuk pengoperasian areal kebun kelapa sawit turut hadir.


Laporan : (Sim)
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(735) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved