Kamis, 17 Januari 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

13:59 WIB - Suasana Haru Iringi Sidang Vonis Mati Terdakwa Kasus Narkoba | 13:59 WIB - Pemberdayaan Untuk Kesejahteraan Petani di Kawasan TECHNO PARK Pelalawan Propinsi Riau | 13:59 WIB - Ketua DPC HNSI Inhil Tinjau Potensi Siput Laut Sebagai Komoditas Ekspor | 13:59 WIB - Tuna wisma 70 Tahun Jadi Sasaran Polsek Kemuning | 13:59 WIB - Paur Humas Polres Pelalawan, IPDA Leonardo Sitanggang Ajak Awak Media Coffe Morning | 13:59 WIB - UKW Abal-Abal Versi Dewan Pers Di Sanggah DPI
Hukrim / Dua Kali Mangkir, Akhirnya YA Penuhi Panggilan Kejari Bengkalis

Dua Kali Mangkir, Akhirnya YA Penuhi Panggilan Kejari Bengkalis

Hukrim - - Rabu, 09/01/2019 - 18:15:22 WIB
Riauglobal.com, BENGKALIS - Sempat dua kali mangkir oleh panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bengkalis, selasa 8 Januari 2019 kemarin didampingi oleh kuasa hukumnya, Rekanan (kontraktor) YA alias Edi, tersangka kasus tindak pidanaa korupsi operasional KMP Tasik Gemilang dengan kerugian negara Rp 1,3 Miliiar, akhirnya memenuhi panggilan Kejari Bengkalis.

"Benar, kemarin (Selasa,red) Saya bersama pengacara telah memenuhi pemanggilan tersebut. Kita telah memiliki data yang lengkap dan sudah kita serahkan kepada penyidik," kata YA alias Edi, saat dihubungi Rabu 09 Desember 2019 melalui seluler

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bengklais, Heru Winoto SH, MH dihubungi melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Agung Irawan membenarkan bahwa tersangka YA alias Edi telah memenuhi panggilan Kejari pada tanggal 08 Januari kemarin.

"Bersangkutan sudah hadir beserta didampingi penasehat hukumnya, Dan pemeriksaan terhadap tersangka YA alias Edi sudah selesai," kata Agung Irawan via whatsapps membenarkan

Sebelumnya YA alisa Edi yang melaksanakan kegiatan operasional KMP Tasik Gemilang, telah dipanggil kejari Bengkalis hingga dua kali pemanggilan namun Tersangka dugaan korupsi itu sempatĀ  mangkir dari panggilan jaksa tersebut dan tanpa alasan.

Untuk diketahui, YA alias Edi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari bengkalis bersama mantan kadishub Bengkalis, JA. Keduanya menjadi tersangka penyalahgunaan dana operasional KMP Tasik Gemilang tahun 2012 hingga 2015 selama pengoperasian itu menurut audit BPK negara telah dirugikan RP 1,3 Miliar. (Ham)


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(281) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved