Kamis, 17 Januari 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

13:59 WIB - Suasana Haru Iringi Sidang Vonis Mati Terdakwa Kasus Narkoba | 13:59 WIB - Pemberdayaan Untuk Kesejahteraan Petani di Kawasan TECHNO PARK Pelalawan Propinsi Riau | 13:59 WIB - Ketua DPC HNSI Inhil Tinjau Potensi Siput Laut Sebagai Komoditas Ekspor | 13:59 WIB - Tuna wisma 70 Tahun Jadi Sasaran Polsek Kemuning | 13:59 WIB - Paur Humas Polres Pelalawan, IPDA Leonardo Sitanggang Ajak Awak Media Coffe Morning | 13:59 WIB - UKW Abal-Abal Versi Dewan Pers Di Sanggah DPI
Pekanbaru / Gakumundu KLHK Akan Pelajari Pengelolaan HTI PT. RSU jadi Kebun Sawit

Gakumundu KLHK Akan Pelajari Pengelolaan HTI PT. RSU jadi Kebun Sawit

Pekanbaru - - Kamis, 10/01/2019 - 15:17:18 WIB
Pekanbaru,(RiauGlobal)
Kepala Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) KementerianLingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Riau Eduard Hutapea mengaku akan segera mempelajari kasus dugaan pengelolaan hutan tanaman industri (HTI) PT. Rimba Seraya Utama (RSU) menjadi perkebunan kelapa sawit oleh PT. Agro Abadi.

"Memang ada informasi soal pengalihfungsian lahan yang dilakukan oleh dua perusahaan itu dimana lahan HTI diduga diubah fungsi menjadi lahan perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kampar Kiri kabupaten Kampar. Tentunya hal ini harus kita pelajari terlebih dahulu benar tidaknya dugaan tersebut, "terang Eduard,  Rabu (09/01/2019).

Diutarakanya bahwa persoalan lahan yang diduga dialihkelolakan tersebut harus melalui tinjauan ke lapangan serta meneliti dokumen perizinan yang dimiliki perusahaan.  Pihak Gakumdu KLHK sendiri tidak mau gegabah dalam menangani masalah atau sengketa kehutanan,  harus melalui kajian dan penelitian terhadap berbagai dokumen yang dimiliki.

"Nantilah kita akan pelajari dahulu apakah ada pelanggaran atau tidak,  terkait dugaan pengalihfungsian lahan HTI menjadi perkebunan kelapa sawit sebagaimana dimaksudkan,"pungkas Eduard.

Sebelumnya kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Riau Ervin Rizaldi membenarkan bahwa PT.Agro Abadi telah menggarap lahan HTI PT. RSU yang diduga kuat ilegal seluas 12.600 hektar. Pengelolaan perkebunan kelapa sawit tersebut berdasarkan izin lokasi dan izin usaha perkebunan yang diterbitkan mantan bupati Kampar tahun 2006 lalu.

"Benar,  lokasi HTI PT. RSU dialihfungsikan secara ilegal oleh PT. Agro Abadi untuk perkebunan kelapal sawit.  Kita akan segera
menurunkan tim terkait dugaan tersebut, karena secara aturan jelas menyalahi,"kata Ervin saat dijumpai wartawan belum lama ini (Op)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(371) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved