Rabu, 27 Maret 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

17:21 WIB - IKMR/PPMK Keritang Peringati Isra’miraj Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H | 17:21 WIB - Kunker Ketua TP PKK Kampar Didua Desa Di tapung Muslimawati Jalan Program System Jemput Bola | 17:21 WIB - Bupati Kampar Catur Sugeng Buka Musrenbang Kabupaten Kampar 2019 Dan lLaunching Aplikasi E-Monev | 17:21 WIB - Ulos Batak Tarutung Raih Peringkat I Lomba Selendang Tenun Indonesia | 17:21 WIB - Bupati Inhil Lantik Pengurus TP-PKK Inhil dan Kukuhkan Pengurus K3S Inhil Periode 2018-2023 | 17:21 WIB - Kodim 0314/Inhil Selenggarakan Kegiatan Komunikasi Sosial Dengan Keluarga Besar TNI TA 2019
Hukrim / Tolak Pledoi Terdakwa, JPU Tetap Tuntut Mati

Sidang Jawaban JPU Atas Pembelaan Kasus Narkoba
Tolak Pledoi Terdakwa, JPU Tetap Tuntut Mati

Hukrim - - Kamis, 10/01/2019 - 18:22:32 WIB
Riauglobal.com, BENGKALIS - Sidang lanjutan terdakwa dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 55 kilogram dan puluhan ribu pil extasy kembali digelar di Pengadilan Negeri Bengkalis Kamis 10 Januari 2019.

Agenda sidang kali ini adalah Replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas pledoi (nota pembelaan) tiga terdakwa kasus narkoba yang diajukan terdakwa sebelumnya pada Kamis 3 Desember 2019 pekan lalu.

Menurut JPU Kejari Kabupaten Bengkalis, Iwan Roy Charles SH mengatakan bahwa JPU menolak semua pembelaan yang diajukan terdakwa dan tetap pada tuntutan awal yaitu tuntutan mati.

"Kita tetap kekeuh dan menolak semua pledoi yang disampaikan oleh terdakwa dan menyatakan tetap dengan tuntutan yang kita bacakan pada sidang sebelumnya (tuntutan mati), karena Perbuatan terdakwa telah terbukti melanggar pasal 114 jo 132 UU narkotika dan juga dikarenakan banyaknya barang bukti narkotika dan extasy," papar JPU Iwan Roy Charles SH kepada Riauglobal.com 10 januari 2019

Untuk diketahui awal terungkapnya Perkara narkoba tersebut setelah jajaran Polsek Bengkalis menangkap 2 orang di RoRo Bengkalis yakni Andi Saputra dan Dedi Purwanto, pada hari Rabu 25 April 2018 pukul 15.00 WIB lalu, yang diduga jaringan internasional, dengan barang bukti sabu 25 kg dan pil ekstasi 20.800 butir dalam mobil travel.

Dari hasil pengembangan, kembali ditemukan barang bukti 30 kg sabu dan 25.918 butir ekstasi, dalam rumah milik pelaku Juliar di Desa Pasiran, Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.

Usai sidang jawaban JPU (Replik) narkoba atas pledoi ke tiga terdakwa, selanjutny majelis hakim memutuskan untuk menggelar sidang pembacaan putusan dari majelis hakim pada Kamis 17 Januari 2019 sekitar pukul 10.00 WIB mendatang. (Ham)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(395) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved