Sabtu, 21 09 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

09:18 WIB - Apul Sihombing SH MH Resmi Mendaftar Dari PDI-P Sebagai Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Pelalawan | 09:18 WIB - Dibuka Gratis, Dandim 0314/Inhil Tinjau Posko Kesehatan Korban Kabut Asap Karhutla | 09:18 WIB - Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si : "Setiap ASN harus Siap di tempatkan dimanapun" | 09:18 WIB - Cegah Karlahut, Babinsa Harapkan Kesadaran Masyarakat | 09:18 WIB - Gubsu Edy Rahmayadi Melantik Andi Suhaimi Dalimunthe Menjadi Bupati Labuhanbatu. | 09:18 WIB - Polsek Pinggir Bekuk 2 Pelaku Jamret Di KM 98 Desa Pangkalan Libut
Politik / Chusnul Mariyah Kupas Tuntas Fenomena Pasca Pilpres di Table Talk BRORIVAI Center.

Chusnul Mariyah Kupas Tuntas Fenomena Pasca Pilpres di Table Talk BRORIVAI Center.

Politik - - Jumat, 24/05/2019 - 21:33:04 WIB
Makassar, (Riau-global.com) - Setelah sukses menggelar selama empat kali Table Talk, kini BRORIVAI Center kembali menggelar Table Talk yang ke-lima dengan mengusung tema 'Ketahanan Umat dan Stabilitas Politik Pasca Pilpres'

Kegiatan ini akan dilaksanakan di Rumah Cerdas, Jalan Botolempangan No. 56 Kota Makassar, jumat (24/05).

Hadir sebagai narasumber, Chusnul Mariyah Ph.D selaku Presiden Direktur Center for Election and Political Party FISIP Uneversitas Indonesia dan Plt. Walikota Makassar, M. Iqbal S. Suhaeb serta founder BRORIVAI Center, Abdul Rivai Ras.

Menurut M. Chusnul Mariyah, fenomena pilpres kali ini cukup unik, menjadi sebuah pemilihan dengan torehan pengalaman yang cukup kompleks.

Namun disisi lain, juga menimbulkan kontraversi dan meninggalkan luka yang mendalam.

Bagaimana tidak, kabar meninggalnya 500-an lebih penyelenggara pemilu menjadi preseden buruk pelaksanaan pemilihan di Indonesia.

"Pemilu itu kejujujuran, itulah kuncinya," Ucapnya saat menjadi narasumber.

Baginya, Indonesia adalah negara yang kompleks, pemimpin harus pandai menjaga daerahnya sendiri.

"Bupati, Walikota harus mampu menjaga wilayahnya supaya tidak mudah diintervensi, jangan sampai ada orang yang ingin meluluntahkan wilayah kita akhirnya yang rugi kita sendiri," Ucap pakar politik Universitas Indonesia ini.

Perlu membangun ruang-ruang diskusi untuk merawat demokrasi.

"Bangun dialog-dialog, ajak partai politik, politisi dan elemen oemuda untuk membicarakan masalah bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa, mensejahterkan rakyat dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia," Jelasnya saat membawakan materi.

Diakhir ia berpesan jangan sampai kita menjadi islam yang pobia, .

"Apa itu orang islam yang pobia ? Orang Islam tapi anti islam sendiri, dia ngerti sholat, baca qur'an tapi jangan coba-coba masuk politik, jangan mempertanyakan soal keadilan. Kebijakan ini terjadi dizaman belanda dulu dan masih terjadi sampai sekarang," Tuturnya.

"Jadi tidak usah sombong, kekusaan itu diberikan oleh Allah SWT. Kita cuma ikhtiar mencari ridha Allah untuk mendapat kekuasaan, karena pada saat anda diberikan kekuasaan, apakah anda akan dihinakan atau diangkat derajatnya tergantung bagaimana anda menaati hukum-hukum yang telah ditetapkan" Tutupnya.

Dikesempatan yang sama, M. Iqbal S. Suhaeb menilai bahwa umat sekarang menjadi penopang sekaligus aktor dalam demokrasi Indonesia, hal ini tentu memliki perhatian khusus dan sebuah fenomena yang perlu dicermati dengan baik agar Indonesia tidak terpecah belah.

"Makassar contohnya, kenapa sering masuk wilayah merah ? Bukan karena suka marah-marah tapi orang Makassar nasionalismenya tinggi, sedikit ada kecurangan pasti mereka marah, kita itu jujur-jujur" Ujar Iqbal.

Table Talk ke-5 ini juga hadir beberapa tokoh masyarakat dan elemen organisasi kepemudaan, mulai dari internal BRORIVAI Center hingga ruang lingkup organisasi luar, sekaligus di rangkaikan peluncuran BRC-LA2H dan buka puasa bersama.

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)


Rabu, 10/10/2018 - 14:41:08 WIB
Aneh,Setelah Ditangkap,Pria Ini Pulang Jadi Mayat.
Jumat, 04/01/2019 - 13:53:10 WIB
Susi Susanti Meninggal Dunia Dengan Cara Gantung Diri
Rabu, 18/07/2018 - 23:31:45 WIB
Diduga Terlibat Kasus Narkotika , Empat Warga Duri Dibekuk Tim Opsnal Polsek Pinggir
Jumat, 28/12/2018 - 13:25:51 WIB
E-KTP
Tangisan Pilu Bocah Karena Ibu Di Antri Di Kantor Camat
Senin, 09/09/2019 - 13:55:51 WIB
Karena Hutang tidak kunjung dibayar, Kepala BPKAD Kuansing diposting oleh Akun FB Putri Permatasari
Rabu, 26/06/2019 - 10:59:49 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau
Pajak Kendaraan Diturunkan Hingga 50 Persen
Senin, 22/04/2019 - 22:33:27 WIB
Terkait Insiden Jatuhnya PRT dari Lantai 3
Keluarga Korban Minta Pertanggung Jawaban dan Usut Tuntas
Minggu, 20/01/2019 - 09:46:38 WIB
Seorang Nenek Rela Terbunuh Demi Selamatkan 3 Orang Cucunya
Jumat, 30/11/2018 - 23:38:41 WIB
Pengadilan Negeri Tanjungpinang
Vonis Zifrizal 1,8 Tahun Penjara
Kamis, 30/08/2018 - 09:55:20 WIB
Dalam Hitungan Jam , Pelaku Pembunuhan Diperkebunan Pt Adei Berhasil Ditangkap Buser Pinggir
Jumat, 16/08/2019 - 14:31:00 WIB
Plt, Bupati Labuhanbatu Ikuti Rapat Paripurna Dan Pembacaan Pidato Presiden RI
Plt, Bupati Labuhanbatu Ikuti Rapat Paripurna Dan Pembacaan Pidato Presiden RI
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved