Rabu, 19 Juni 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

08:52 WIB - Pengadilan Negeri Kelas IA Batam, Dan Pengadilan Agama Kelas IA Batam | 08:52 WIB - Peringatin HUT Bhayangkara Ke 73,Polsek Logas Tanah Darat Bantu Warga Kurang Mampu | 08:52 WIB - Peringati HUT Bhayangkara ke 73, Polsek Logas Tanah Darat Bantu Warga Kurang Mampu | 08:52 WIB - Tingkatkan Sinergitas Camat Kampar Ngopi Bareng Wartawan | 08:52 WIB - Sekda Inhil: Gaji 13 PNS Akan Cair 1 Juli | 08:52 WIB - Camat Rantau selatan Himbau Warga Laksanakan Jum
Kepri / H. Nurdin Basirun : Pelabuhan Antar Pulau Sudah Selayaknya di Perluas

Gubernur Kepulauan Riau
H. Nurdin Basirun : Pelabuhan Antar Pulau Sudah Selayaknya di Perluas

Kepri - - Selasa, 11/06/2019 - 00:14:06 WIB
Suasana Pemudik yang menggunakan Jasa Angkutan Laut dan Keadaan Pelabuhan yang harus di perluas untuk menampung masyarakat yang menggunakannya
TERKAIT:
Riau Global - Karimun, Gubernur Kepri (H. Nurdin Basirun) menyampaikan, bahwa pelabuhan-pelabuhan antar pulau sudah selayaknya untuk diperluas. Termasuk pembenahan fasilitas lainnya.

H. Nurdin Basirun mengatakan, pembenahan pelabuhan sangat mendesak dilakukan karena melihat arus penumpang yang terus meningkat setiap tahunnya.

Salah satu pelabuhan yang pelru diperluas adalah Pelabuhan KPK Karimun. Sebab jumlah penumpang di pelabuhan tersebut terus mengalami peningkatan. Apalagi di hari Lebaran maupun akhir tahun, arus penumpang dan barang cukup padat.
“Kita akan duduk bersama untuk mengembangkan pelabuhan ini. Kita ingin pengguna dan pemberi jasa sama-sama mendapatkan kenyamanan,” kata Nurdin saat meninjau Pelabuhan KPK di Karimun.

Perluasan pelabuhan ini dirasa sangat mendesak. Terutama di pintu masuk dan keluar pelabuhan. Juga pembenahan fasilitas lainnya, seperti lahan parkiran di kawasan pelabuhan, yang kerap dipakai untuk parkir inap bagi pemilik kenderaan saat bepergian ke luar daerah.

Menurut Nurdin dari laporan yang diterima, bahwa jumlah kendaraan yang keluar masuk pelabuhan ini begitu tinggi ketika Lebaran. Kendaraan roda dua, pada hari biasa tidak sampai seribu yang mengantar atau menjemput penumpang. Namun saat Lebaran, lebih dari 1.000 kendaraan roda dua melalui pelabuhan ini.

Banyaknya kendaraan roda dua membuat kendaraan roda empat hanya bisa empat atau lima unit yang melewati pelabuhan. Padahal biasanya sampai 90 unit. Hal ini karena banyaknya kendaraan roda dua yang lewat.

Itu alasannya, Nurdin ingin kawasan pelabuhan perlu diperluas dan dibenahi. Dengan perluasan dan pengembangan pelabuhan-pelabuhan antarpulau ini, tidak saja untuk memperlancar arus hilir mudik tapi juga akan memberi kenyamanan dan keselamatan para pengguna pelabuhan. Karena keselamatan sangat penting dan harus terjamin.
“Biar petugas tenang dalam bekerja bekerja dan bapak ibu pengguna nyaman dalam perjalanannya,” ujar Nurdin.

Jika kondisi masih seperti ini, kata Nurdin, semuanya tidak optimal. Apalagi untuk masyarakat pulau yang sakit atau kaum disabilitas, bisa tidak nyaman. Nurdin mengatakan semua kelompok masyarakat harus merasakan kenyamanan fasilitas dan layanan.
“Ini agar ditambah untuk menambah lahan parkir untuk kepentingan masyarakat nantinya. Karena masyarakat kita utamakan apa lagi seperti hari raya sekarang,” tambah Nurdin sambil menunjuk lahan yang kosong.

Di sela-sela peninjauan tersebut Gubernur bersalaman sama pemudik ada yang datang dan kembali. Para penumpang tersebut terdapat teman lama seprofesi dan sanak saudara yang di pulau pulau.
“Eii ape kaba, bile mike ke sike. Lah raye kemane saje,” tanya Nurdin.

Dengan adanya pelabuhan antar pulau, Nurdin sangat perhatian karena pelabuhan ini harus di perlebarkan lagi. Karena ekonomi antar pulau masyarakat yang semakin hari semakin maju dan bertambahnya dunia pariwisata.
“Aset ini mesti dikembangkan lagi, karena ini, sebagai penunjang ekonomi kerakyatan dengan ada nya juga wisata lokal,” kata Nurdin.

Nurdin juga mengingatkan, penumpang agar berhati hati dalam perjalanan, dan juga dengan armada agar lebih teliti dalam menjaga dan melayani penumpang. Begitu juga dengan keamanan untuk antrian penumbang agar mengatur demi kenyamanan bagi pemudik.
“Jangan paksa kan kehendak ya, kalau sudah penuh tunggu kapal selanjut nya. Pak KP3 (Polisi Pelabuhan) Ini saudara kita pak, tolong di atur ya jangan di paksa kan untuk berangkat apa lagi dengan cuaca yang extrim seperti sekarang ini,” pesan Nurdin.

Begitu juga dengan pedagang-pedagang agar mendahulukan penumpang ibu ibu dan anak-anak agar keselamatan terjaga, jangan mendahulukan demi kepentingan sendiri.
“Pak pak sabar ya, biarkan penumpang ibu dan anak anak naik dulu (Gubernur sambari mengatur). Kasi kan jalan biar tidak berkerumunan dan menumpuk,” jelas Nurdin.

Masih disini, Nurdin juga melihat kondisi ponton dan speedboat yang melayani antar pulau agar menjaga kenyamana dan keselamatan dalam berlayar.baiknya pelayanan, maka para wisataan lokal maupun luar akan berdatangan.
“Ini masih kuat kan, tolong ya kapal nya benar benar baik. Karena ini sebagai nilai tambah untuk para pengunjung ketika berkunjung ke kedaerah dan menjadi ekonomi wisata masyarakat nanti nya,” tutup Nurdin.


Laporan : Korwil Kepri/hms kepri
Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(249) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved