Selasa, 10 Desember 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

16:09 WIB - Bupati Labuhanbatu Resmikan Rumah Bedah Warga Rantau Utara. | 16:09 WIB - Bangun Jalan Sepanjang 600 Meter, Warga Aur Serumpun Kinali Ucapkan Terimakasih Kepada H. Dalius K | 16:09 WIB - Lewati Medan Berat, Anggota DPRD Kab. Bengkalis Al Azmi Laksanakan Reses di Dusun Tiga Bagan Benio | 16:09 WIB - Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional, Kejari Pelalawan Taja Lomba Pidato SMA Sederajat | 16:09 WIB - Jajaran Koramil 01/Bengkalis Maksimalkan Kinerja Cegah Karlahut Di Wilayahnya | 16:09 WIB - Peringatan Hari Anti Korupsi Se-Dunia 2019
Hukrim / Polisi Tangkap Mulyono, Ade Diduga Sudah Meraup Milyaran Dari Praktik Janji Masuk PNS

Sugeng: Penegakan Hukum Timpang, Karena Jaringannya Tidak Ditangkap
Polisi Tangkap Mulyono, Ade Diduga Sudah Meraup Milyaran Dari Praktik Janji Masuk PNS

Hukrim - - Minggu, 11/08/2019 - 11:48:51 WIB
Para pelaku penipuan janji untuk masuk PNS Ade dan Mulyono berhasil diamankan polisi dan dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Kerinci Kanan dan disaksikan Korban ADU baru ini.
TERKAIT:
Kerinci Kanan-Riau Global. Com

Polsek Kerinci Kanan Kabupaten Siak meringkus pelaku penipuan berkedok bisa mengurus orang masuk sebagai Pegawai Negeri Sipil(PNS) untuk kerja di lingkungan Pemda Pelalawan pada Januari tahun 2018. Pelaku atasnama Mulyono(44) dan Ade(28) telah ditahan di Polsek Kerinci Kanan Kabupaten Siak.

Korban penipuan berinisial ADU yang merupakan warga Desa Bukit Harapan,Kecamatan Kerinci Kanan,Kabupaten Siak. Kejadian diperkirakan terjadi pada Januari 2018.

Para pelaku Mulyono dan Ade, menjanjikan bisa mengurus masuk jadi PNS di Kabupaten Pelalawan dan meminta uang senilai Rp.180 juta kepada korban,para pelaku sudah mendekam di penjara. Sedangkan orang penghubung atau yang mengenalkan korban dan melobi korban bernama Johan belum tersentuh hukum.

Tidak tanggung-tanggung para pelaku beraksi, diduga puluhan orang telah ditipu Mulyono dan Ade,korbannya merupakan warga Pelalawan dan Kabupaten Siak.

Atas kejadian penipuan modus masuk PNS ini ADU mengalami kerugian materi Rp.180 juta dan melaporkan kasus tersebut kepada Polsek Kerinci Kanan Kabupaten Siak dengan nomor laporan : STPL/04/VII/2019/Riau/Res.Siak/Sek Kerinci Kanan dengan atasnama pelapor Wahyu Sugeng Riyadi selaku orang tua korban ADU.

Menurut orang tua korban penipuan, Wahyu Sugeng kepada media pada Sabtu, (10/8/2019) dirumahnya mengatakan berterima kasih kepada Polsek Kerinci Kanan yang meringkus Ade dan Mulyono pelaku penipuan. Akan tetapi menurut Sugeng kasus ini dinilai tidak adil,timpang dan tidak transparan karena Johan tidak juga ditetapkan sebagai tersangka padahal Johan diduga sebagai jaringan penipuan.

Sugeng mengungkapkan bahwa Johanlah yang melobi putri dan dirinya untuk mempercayai Ade, Mulyono karna para pelaku sebelumnya tidak saya kenal.

Johan juga aktif melobi dan berkomunikasi terus dari malam hari sampai larut malam dengan aplikasi WA serta korban sempat tanyakan ilegal atau legal pekerjaan tersebut tetapi Johan mengatakan bahwa ini jaringan ilegal, kalau tak ilegal mana bisa maju lagi sekarang ini,ujar johan.

Dalam pembicaraan putri saya dan Johan melalui WA Johan mengatakan yakni Johan merupakan tim di jaringan ini, semua itu dapat dipertanggung jawabkan dan buktinya jelas ungkap orang tua korban. Johan juga sebanyak 3 kali mengambil uang ke rumah terang Sugeng. Artinya Johan menurut saya bukan hanya sekedar penghubung tetapi memang jaringan seperti pengakuannya.

Serta Johan juga berjanji kalau korban tidak jadi masuk PNS di Kabupaten Pelalawan maka Johan bertanggungjawab atas uang tersebut serta juga akan mengembalikan uang korban Rp.180 juta padahal setelah kasus ini mencuat dia terkesan menghindar dan tidak mengembalikan uang kami, ungkap Sugeng.

Ketika informasi penangkapan Ade dan Mulyono dikonfirmasi kepada Kanit Polsek Kerinci Kanan,Ansari membenarkan kejadian kasus dugaan penipuan dengan menjanjikan masuk PNS di Kabupaten Pelalawan dan sekarang 2 orang pelaku sudah mendekam di penjara. Kalau info lebih lanjutnya silahkan menghubungi Humas Polres Siak, terang Kanit. (Yusuf Situmorang)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)


Rabu, 10/10/2018 - 14:41:08 WIB
Aneh,Setelah Ditangkap,Pria Ini Pulang Jadi Mayat.
Jumat, 04/01/2019 - 13:53:10 WIB
Susi Susanti Meninggal Dunia Dengan Cara Gantung Diri
Rabu, 18/07/2018 - 23:31:45 WIB
Diduga Terlibat Kasus Narkotika , Empat Warga Duri Dibekuk Tim Opsnal Polsek Pinggir
Jumat, 28/12/2018 - 13:25:51 WIB
E-KTP
Tangisan Pilu Bocah Karena Ibu Di Antri Di Kantor Camat
Senin, 09/09/2019 - 13:55:51 WIB
Karena Hutang tidak kunjung dibayar, Kepala BPKAD Kuansing diposting oleh Akun FB Putri Permatasari
Rabu, 26/06/2019 - 10:59:49 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau
Pajak Kendaraan Diturunkan Hingga 50 Persen
Senin, 22/04/2019 - 22:33:27 WIB
Terkait Insiden Jatuhnya PRT dari Lantai 3
Keluarga Korban Minta Pertanggung Jawaban dan Usut Tuntas
Minggu, 01/09/2019 - 15:38:55 WIB
Pantun Dan Rasa Haru Hiasi Pisah Sambut Kapolsek Kemuning
Minggu, 20/01/2019 - 09:46:38 WIB
Seorang Nenek Rela Terbunuh Demi Selamatkan 3 Orang Cucunya
Jumat, 30/11/2018 - 23:38:41 WIB
Pengadilan Negeri Tanjungpinang
Vonis Zifrizal 1,8 Tahun Penjara
Kamis, 30/08/2018 - 09:55:20 WIB
Dalam Hitungan Jam , Pelaku Pembunuhan Diperkebunan Pt Adei Berhasil Ditangkap Buser Pinggir
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved