Sabtu, 14 Desember 2019 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

08:37 WIB - Menakjubkan, Dalam Waktu 22 Hari Kapolres Pelalawan Sikat 21 Tersangka Narkoba Jenis "Shabu" | 08:37 WIB - Warga Bunsur Dan Mengkapan Geram Lahannya Diserobot PT Arara Abadi | 08:37 WIB - BHABINKAMTIBMAS DS,BRIPKA LUPIS DIANTO.MELAKUKAN GIAT JUM, AT BAROKAH | 08:37 WIB - Bersama KA.TP PKK, Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Ibu ke 91 | 08:37 WIB - Danramil 12/Pwk Sabak Auh bersama Babinsa Maksimalkan Jaga keamanan Wilayahnya, | 08:37 WIB - Danramil 05/Rupat Kapt Inf Sagino : Melalui Goro Ciptakan Sinergisitas TNI dan Masyarakat
Natuna / Wabup Natuna (Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA), Pidato Perubahan Revisi RPJPD Tahun 2005 – 2025

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Natuna
Wabup Natuna (Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA), Pidato Perubahan Revisi RPJPD Tahun 2005 – 2025

Natuna - - Senin, 18/11/2019 - 16:33:08 WIB
Wabup Natuna (Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA), saat menyampaikan Pidato Perubahan Revisi RPJPD Tahun 2005 – 2025
TERKAIT:
Riau Global - Natuna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pidato Bupati Natuna (Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si) tentang Ranperda Revisi RPJPD tahun 2005 -2025, berlangsung di gedung DPRD, Senin (18/11/2019).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Natuna (Andes Putra) dan di dampingi oleh Wakil Ketua ll (Jarmin Sidik) dan Wakil Bupati Natuna (Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA) mewakili Pemerintah Daerah.

Dalam penyampaian pidato Bupati Natuna yang dibacakan oleh Wakil Bupati Natuna (Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA) mengatakan, perubahan RPJPD Kabupaten Natuna tahun 2002 – 2025 disusun dalam rangka memenuhi amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi Pembangunan Daerah tata cara evaluasi ranperda tentang RPJPD, serta tata cara perubahan RPJPD RPJMD RKPD.
“Sesuai dengan Pasal 34 ayat 1 Permendagri nomor 86 tahun 2017 sebagai landasan dasar bahwa perubahan RPJPD dapat dilakukan apabila hasil pengendalian dan evaluasi menunjukkan bahwa proses perumusan tidak sesuai dengan tahapan dan tata cara penyusunan rencana pembangunan daerah dan tensi yang dirumuskan tidak sesuai dengan Permendagri 86 tahun 2017”, paparnya.

Masih menurut Bunda Ngesti panggilan akrab sang Wabup Natuna, selain hal tersebut, ada 5 poin alasan yang tak kalah penting diadakan perubahan RPJPD yaitu pertama terjadinya perubahan terhadap kewenangan daerah pasca ditetapkannya UU nomor 23 tahun 2014 dan sejumlah regulasi yang dipandang akan berdampak langsung pada pencapaian visi dan misi dalam RPJPD.

Kedua perubahan fisika terkait kondisi tantangan permasalahan dan isu strategis pembangunan nasional internasional maupun regional terhadap Natuna.

Ketiga perlunya penyesuaian dengan dokumen RTRW Natuna dan perencanaan lainnya seperti kajian lingkungan hidup strategis RPJMN dan RPJMN.

Keempat RPJPD belum mengakomodir pelaksana pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kelima perlu adanya peninjauan ulang khususnya arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan pada fase ketiga 2016-2021 dan fase empat 2021 sampai 2025.

Bunda Ngesti menegaskan, oleh karena itu sesuai pasal 36 ayat 1 Permendagri 87 tahun 2017 bahwa kepala daerah dapat menyampaikan ranperda tentang perubahan RPJPD kepada DPRD untuk dibahas dalam rangka memperoleh persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah yang merupakan rangkuman visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan yang akan dicapai 20 tahun kemudian. Visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok perubahan RPJPD 2005-2025.
“Belum optimal perwujudan depan masyarakat yang berkualitas berbudaya dan berakhlak mulia. belum terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik .belum optimalnya kemandirian perekonomian daerah. belum meratanya infrastruktur pembangunan yang berkualitas. Dan degradasi lingkungan hidup”, tegasnya.

Sementara itu, Bunda Ngesti menambahkan, Isu strategis pembangunan daerah yang perlu menjadi perhatian semua pihak bersama yaitu antara lain.
“Peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia, kesenjangan pembangunan antar wilayah, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Perwujudannya Ekonomi Hijau, Implementasi Good Governance, dan Pembangunan Kawasan Ekonomi berbasis kepulauan”, tandasnya.

Lanjutkan Bunda Ngesti, bagian ketiga, arah kebijakan Pembangunan Daerah yang merupakan instrumen perencanaan yang memberikan bantuan kepada pemerintah daerah agar lebih terarah dalam mencapai sasaran Pembangunan Jangka Panjang.

Beberapa arah kebijakan yang perlu dilakukan pada RPJPD tahap keempat ini adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, Perwujudan masyarakat yang produktif dan kesetaraan Gender.

Pelaksanaan pelayanan prima oleh aparatur Pemerintah kabupaten terhadap seluruh kepentingan rakyat pengembangan peningkatan dan pemanfaatan pemanfaatan potensi unggulan sumber daya alam.
“Peningkatan pendapatan masyarakat khususnya masyarakat pesisir nelayan dan petani, pemerataan pembangunan infrastruktur dasar, membuka sound liran daerah atau desa melalui penyediaan sarana dan prasarana transportasi udara laut dan permukaan jalan. peningkatan pengelolaan mutu lingkungan hidup”, Tutur Bunda Ngesti.

Sedangkan bagian keempat sasaran pokok pembangunan, Adapun sasaran pokok dalam 4 periode rpjmd 2021 2025 adalah sebagai berikut: meningkatnya pertumbuhan ekonomi unggulan daerah. meningkatnya taraf hidup masyarakat. terwujudnya pemerataan pembangunan infrastruktur wilayah. Tempat meningkatnya aksebilitas daerah. meningkatnya kualitas lingkungan hidup.

Demikianlah gambaran secara garis besar perubahan rencana pembangunan jangka panjang kabupaten Natuna tahun 2005-2025
“Besar harapan saya untuk seluruh anggota DPRD kabupaten Natuna dapat rancangan akhir rpjpd ini untuk kemudian dievaluasi oleh gubernur sebelum ditetapkan menjadi Peraturan daerah tentang rpjpd kabupaten Natuna tahun 2005-2025,” Imbau Bunda Ngesti dalam pidatonya.



Laporan : Korwil Kepri (Agus Regar)

Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)


Rabu, 10/10/2018 - 14:41:08 WIB
Aneh,Setelah Ditangkap,Pria Ini Pulang Jadi Mayat.
Jumat, 04/01/2019 - 13:53:10 WIB
Susi Susanti Meninggal Dunia Dengan Cara Gantung Diri
Rabu, 18/07/2018 - 23:31:45 WIB
Diduga Terlibat Kasus Narkotika , Empat Warga Duri Dibekuk Tim Opsnal Polsek Pinggir
Jumat, 28/12/2018 - 13:25:51 WIB
E-KTP
Tangisan Pilu Bocah Karena Ibu Di Antri Di Kantor Camat
Senin, 09/09/2019 - 13:55:51 WIB
Karena Hutang tidak kunjung dibayar, Kepala BPKAD Kuansing diposting oleh Akun FB Putri Permatasari
Rabu, 26/06/2019 - 10:59:49 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau
Pajak Kendaraan Diturunkan Hingga 50 Persen
Senin, 22/04/2019 - 22:33:27 WIB
Terkait Insiden Jatuhnya PRT dari Lantai 3
Keluarga Korban Minta Pertanggung Jawaban dan Usut Tuntas
Minggu, 01/09/2019 - 15:38:55 WIB
Pantun Dan Rasa Haru Hiasi Pisah Sambut Kapolsek Kemuning
Minggu, 20/01/2019 - 09:46:38 WIB
Seorang Nenek Rela Terbunuh Demi Selamatkan 3 Orang Cucunya
Jumat, 30/11/2018 - 23:38:41 WIB
Pengadilan Negeri Tanjungpinang
Vonis Zifrizal 1,8 Tahun Penjara
Kamis, 30/08/2018 - 09:55:20 WIB
Dalam Hitungan Jam , Pelaku Pembunuhan Diperkebunan Pt Adei Berhasil Ditangkap Buser Pinggir
Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013-2018 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved