Selasa, 21 November 2017 ikuti edisi cetak SKU Riau Global versi EPAPER ONLINE

20:30 WIB - Pemda Kuansing, "coffee morning" bersama insan pers | 20:30 WIB - Natuna Berduka, Mantan Wabup Natuna Imalko Meninggal Dunia | 20:30 WIB - Sisa 38 Hektar, Dandim Optimis Mampu Siapkan Cetak Sawah | 20:30 WIB - Bupati Pelalawan, HM Harris Senam Sehat Bersama Masyarakat Pangkalan Kerinci | 20:30 WIB - Komitmen Dishub Jaga Tatanan Angkutan Konpensional, | 20:30 WIB - GAMKI Pelalawan Kembali Dipimpin Herwin Silaban Periode 2017-2020
Kuansing / Wabup H. Halim Sidak, Banyak di Temuai Pegawai Isi Absen yang Titipan

Wabup H. Halim Sidak, Banyak di Temuai Pegawai Isi Absen yang Titipan

Kuansing - - Kamis, 15/09/2016 - 11:05:52 WIB
Kuansing (Riauglobal.com) Pegawai honorer maupun PNS yang merupakan pembantu kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan di wajibkan hadir pada saat jam dinas. Namun masih ada di temui pegawai tidak di siplin, bahkan, juga ada pegawai nakal yang mengisi absen melalui titipan teman kantor.

Hal ini di ketahui usai Wabup Kuansing H. Halim melakukan sidak ke dinas pendidikan dan dinas catatan sipil kependudukan kamis 15/9/2016. "Ya Honor banyak ttd titipan," sebut Wabup.

Mengenai kelanjutan pegawai yang bolos ini, saat wartawan menanyakan apakah akan di beri sanksi tegas atau teguran terlebih dahulu, Wabup H. Halim tidak menanggapi hanya menyebutkan apa yang di sampaikan sekda Muharman bahwa pegawai tenaga honor akan di rumahkan sebagaimana yang di sampaikan beberapa waktu lalu, katanya.

Dan itu tidak ada keterkaitan dengan sidak yang dilakukan, sebab sebelumnya sekda telah menyampaikan bahwa beban gaji pegawai tidak bisa mencapai pada akhir tahun 2016, sehingga bagi pegawai honor mesti di rumahkan terlebih dahulu, sebut muharman di media beberapa waktu lalu.

Menyangkut beban gaji pegawai yang tidak bisa mencapai akhir tahun tersebut, dari sumber yang memahami persoalan itu menyebutkan, beberapa waktu lalu, tidak bisanya tenaga honorer di pertahankan hingga akhir tahun karena pemerintah sebelumnya memangkas pengurangan anggaran gaji pegawai honorer hingga mencapai 11 Miliyar, jelasnya.

Sedangkan tenaga honorer mereka tambah sehingga tidak seimbang jumlah tenaga honorer dengan anggaran yang tersedia sebutnya, dan mau tak mau terpaksa tenaga honorer di rumahkan itulah penyebabnya, tutur sumber yang tak mau namanya di sebutkan. Dan bukan karena adanya unsur politik, jadi bola panas yang di lempar pada pemetintah saat ini akan memberhentikan honorer tidak benar, tegasnya.

Belum lagi salahnya TAPD dalam menganggarkan pada APBD 2016, seperti bantuan keuangan dan dana alokasi khusus yang sudah dianggarkan di pendapatan tetapi dalam belanja tidak ada sama sekali, tutupnya. (Jk)

Jika
Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis seputar Kabupaten Kuantan
Singingi. Atau ingin berbagi foto? silakan SMS ke 081275278556 atau via
EMAIL : susantojoko03@gmail.com atau bisa invite PIN. 585781F2   (Mohon dilampirkan data diri Anda)            


Punya info menarik atau ingin berbagi berita silahkan
sms ke : 081276737422 atau PIN BBM : 26A4B99F
atau via email : redaksi@riau-global.com
(Lengkapi data diri atau intansi berita warga dan rilis)

(5723) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Index


Redaksi Riau Global | Pedoman Berita | Pasal Sanggahan | Tentang Kami | Epaper
Copyright 2013 Riau Global : Portal Berita Riau, All Rights Reserved